KABAR ALAM - Taman Nasional Sebangau (TN Sebangau) merilis potensi keanekaragaman hayati berupa ikan air tawar yang sangat penting. Rilis disampaikan TN Sebangau melalui akun Instagram-nya, @tn_sebangau pada 17 Januari 2023 lalu.
Menurut laporan Hidayat Turrahman, S.Hut (PEH Muda Balai Taman Nasional Sebangau), jenis ikan air pertama yang dirilis adalah Brevibora exilis. Ikan ini termasuk ke dalam family Danionidae yang dahulu dikelompokan dalam family Cyprinidae.
Mengulik hasil penelitian jenis ikan di Taman Nasional Sebangau dalam jurnal Peatland fish of Sabangau, Borneo oleh Thornton S.A, et al. 2017, jenis rasbora oleh masyarakat setempat disebut ikan seluang.
Baca Juga: Pesan Siti Nurbaya Terkait Penanganan Kawasan Konservasi dan Warisan Dunia di TRHS
Ikan ini terkelompok dalam satu family yakni Cyprinidae termasuk genus rasbora dengan 4 spesies yaitu Rasbora kalochroma, Rasbora cephalotaenia, Rasbora dorciocellata dan Rasbora kalbarensis. Dalam jurnal tersebut belum dijumpai jenis Brevibora exilis.
Oleh Liao, T.-Y. & Tan, H.H. 2014 dalam jurnal berjudul Brevibora exilis, A new rasborin fish from Borneo, jenis ini ditemukan di cekungan Sungai Kahayan dan Sungai Sebangau, Kalimantan Tengah.
Ukuran tubuh relatif panjang dan ramping sekitar 25 mm yang sangat menonjol dari ikan ini mempunyai bercak hitam pada sirip atas (punggung).
Baca Juga: Saung Bilik, Homestay Baru di Pusat Kota yang Dekat dengan Destinasi Wisata Kuningan
Jenis kedua adalah Betta hendra. Ikan ini termasuk jenis ikan cupang atau dalam family Osphronemidae.
Jenis ini merupakan salah satu dari delapan jenis ikan cupang di TN Sebangau yang pernah dirilis oleh Dr. Sara A. Thornton dalam Mires and Peat, 2017: Peatland fish of Sabangau, Borneo yaitu : Betta anabatoides, Betta foerschi, Luciocephalus pulcher, Luciocephalus aura, Belontia hasselti, Sphaerichtys osphromenoides, Sphaerichtys acrostoma dan Trichopodus pectoralis.
Betta hendra, dijelaskan oleh Schindler & Linke dalam jurnalnya yang berjudul Betta hendra – a new species of fighting fish (Teleostei: Osphronemidae) from Kalimantan Tengah (Borneo, Indonesia), 2013 merupakan anak varian dari spesies Betta cocchina.
Baca Juga: Disporapar Kuningan Ajak Desa Wisata Daftar Program ADWI 2023, Ini Link Pendaftarannya!
Betta hendra termasuk jenis ikan petarung berukuran antara 30-45 mm dengan warna-warni kehijauan cerah dibagian sisi tubuh, sirip tidak berpasangan dijumpai di rawa-rawa gambut dan saluran sungai Sebangau sebelah Selatan dan Barat Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Jenis ketiga adalah “cupang sebangau” Betta foerschi, sebagaimana jurnal Peatland fish of Sabangau, Borneo oleh Thornton S.A, et al. 2017, ikan ini pernah terdata di TN Sebangau, setelah dilakukan identifikasi lanjutan besaran dan warna ikan berbeda dengan yang pernah ditemukan.
Artikel Terkait
Gakkum KLHK Amankan Penjual Bagian Satwa Dilindungi secara Online di Kota Bekasi
Mengenal Soopan, Kubangan di Dalam Hutan yang Sangat Bermanfaat bagi Satwa Liar
Khawatir Dimangsa Satwa Lain, Warga Kota Medan Amankan Kucing Hutan Sebelum Diserahkan ke BBKSDA Sumut
Astuti, Orangutan Korban Penyelundupan Satwa Liar Akhirnya Pulang ke Kalimantan Timur
Ini Dia Satwa Dilindungi yang Lahir Selama Tahun 2022 di Indonesia, Cari Tahu Yuk!