Road to Rakernas : IA ITB Jabar Gelar Webinar Hybrid Bertajuk Youth, Sport, and Netizen

photo author
Mia Nurmiarani, Kabar Alam
- Jumat, 18 November 2022 | 08:31 WIB
Narasumber webinar pre event road to Rakernas IA ITB Jabar Youth, Sport, and Netizen (Dok IA ITB Jabar)
Narasumber webinar pre event road to Rakernas IA ITB Jabar Youth, Sport, and Netizen (Dok IA ITB Jabar)

Dalam sesi diskusi, Denda dan Alwie menekankan pentingnya peran berolahraga secara aktif meski sebatas hobi untuk perkembangan kedewasaan mental masyarakat. Sementara itu, Ben Wirawan memaparkan pentingnya memahami pola komunikasi generasi muda (generasi Z dan alpha) dalam memasyarakatkan olahraga.

Adapun yang menjadi pembahasan dalam webinar ini diantaranya mengenai peran sentral dalam sektor kehidupan sosial dan budaya, baik secara komunitas maupun individu. Serta pembahasan terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang merupakan pelajaran buat semua pihak dan tidak bisa hanya mementingkan kepentingan individu atau kelompok semata.

Narasumber webinar pre event road to Rakernas IA ITB Jabar Youth, Sport, and Netizen
Narasumber webinar pre event road to Rakernas IA ITB Jabar Youth, Sport, and Netizen (Dok IA ITB Jabar)

Baca Juga: Ini 5 Provinsi Penyumbang Terbesar PNBP dari Sektor Pemanfaatan Hasil Hutan


Sesi kedua dilanjutkan ketua KNPI Jawa Barat Ridwansyah Yusuf, Staf Khusus Presiden dan CEO Kitong Bisa Billy Mambrasar dan Pendiri dan Chief Investment Officer INFIA Group Muhammad Noviar Rahman dengan tema yang sama, yaitu pemuda.

Dalam kesempatan ini, kiprah para narasumber di bidang politik, birokrasi, dan industri kreatif menjadi cerita pengalaman berharga dan inspiratif kepada para pemuda, khususnya alumni ITB dan mahasiswa ITB yang turut hadir, untuk siap menghadapi setiap tantangan yang bakal sangat beragam, baik di masa sekarang, maupun di kemudian hari.

Pada kesempatan ini pula, Yusuf dan Billy mengajak para alumni ITB untuk selalu mengambil peran aktif dalam menjadi solusi di berbagai bidang kehidupan. Dalam statement penutupnya, Noviar mengingatkan bahwa untuk bisa beradaptasi dengan zaman, kita harus selalu rendah hati, banyak mendengar dan belajar dari sekitar serta berkolaborasi dengan pihak-pihak yang memiliki cita-cita sejalan dengan mimpi kita.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X