#PrayForBali: Bupati Jembrana Fokus Pembersihan Material Sisa Banjir Bandang

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:45 WIB
 Bupati Jembrana, I Nengah Tamba fokus melakukan pembersihan sisa-sisa material terbawa arus air banjir bandang (jembranakab.go.id)
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba fokus melakukan pembersihan sisa-sisa material terbawa arus air banjir bandang (jembranakab.go.id)

KABAR ALAM - Bupati Jembrana, I Nengah Tamba fokus melakukan pembersihan sisa-sisa material terbawa arus air banjir bandang yang menerjang, beberapa hari lalu.

Dikatakan Bupati Jembrana, kegiatan pembersihan melibatkan semua unsur seperti TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat umum di beberapa wilayah terdampak.

Sebelumnya, Bupati Jembrana bersama TNI dan Polri membersihkan jembatan Bilukpoh yang diterjang banjir bandang pada Minggu, 16 Oktober 2022. Setelah itu, ruas jalan nasional itu sudah bisa dilalui.

Baca Juga: Ungkap Gejala Gangguan Ginjal Akut, Dinkes Kota Bandung Belum Dapat Instruksi Penarikan Obat Sirup

Pada Rabu, 19 Oktober 2022, pembersihan dilaksanakan di aliran sungai di barat Pasar Melaya, khususnya di bawah jembatan Melaya yang masih terhalangi material banjir.

Bupati mengatakan, secara bertahap semua wilayah yang terdampak banjir akan dibersihan. Tidak hanya di Melaya dan Biluk Poh tapi bertahap ke daerah lain yang terdampak banjir

Ia mengatakan, pembersihan tidak bisa dilaksanakan sekaligus karena wilayah terdampak banjir di kabupaten Jembrana cukup luas.

Baca Juga: Top 5 Hits 19 Oktober 2022, Penghentian Sementara Penghentian Penggunaan Paracetamol Sirup Memimpin

"Hari ini di Melaya sudah kita kerjakan. Besok kita akan kerjakan di Kaliakah. Ini akan bergilir terus mulai dari yang terkena dampak paling berat hingga ringan akan kita selesaikan," ujar Tamba seperti dikutip KABARALAM.com dari laman resmi Pemkab Jembrana, Kamis, 20 Oktober 2022.

Usai melaksanakan pembersihan aliran sungai di bawah jembatan Melaya, Bupati Tamba langsung mengunjungi posko-posko dapur umum mulai dari Melaya hingga di Desa Pengambengan. Pengecekan itu sekaligus untuk menyalurkan bantuan berupa sembako dan pakaian.

Mantan Ketua Komisi III DPRD Bali itu mengatakan prioritas lainnya yang harus dipenuhi adalah kebutuhan pangan dan kesehatan. Pihaknya mengaku untuk ketersediaan logistik cukup memadai, apalagi adanya sumbangan dari berbagai donatur.

Baca Juga: Antrean Truk Masih Terjadi di TPA Sarimukti, Sampah Menumpuk di Sejumlah TPS di Kota Bandung

"Yang hari ini kita kerjakan adalah kebutuhan primer dulu yaitu makan, minum dan kesehatan harus kita selesaikan, memastikan bahwa mereka mendapat makanan, minuman dan pelayanan kesehatan yang layak. Besok kita akan memberikan sembako untuk masyarakat korban banjir di Pebuahan dan Kaliakah serta seterusnya karena bantuan terus mengalir dari pihak swasta teman-teman saya yang ada di Denpasar, Jakarta dan Surabaya," ungkapnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X