Masalah Sampah Cekungan Bandung, Sekda Jabar: Penelitian Akademisi Harus Diimbangi Eksekusi

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Jumat, 9 September 2022 | 08:55 WIB
Sekretaris Daerah Jawa Barat, menjadi keynote speaker pada Dr, Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., SE, M.Eng, di Hotel Gaia, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Kamis, 8 September 2022 (KABARALAM.com/Mia Nurmiarani)
Sekretaris Daerah Jawa Barat, menjadi keynote speaker pada Dr, Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., SE, M.Eng, di Hotel Gaia, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Kamis, 8 September 2022 (KABARALAM.com/Mia Nurmiarani)

KABAR ALAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., SE, M.Eng. berharap, banyak penelitian yang dilakukan akademisi, terutama yang berkaitan dengan penanganan sampah di kawasan Cekungan Bandung, bisa diimbangi dengan aksi nyata di lapangan.

Harapan yang sekaligus tantangan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., SE, M.Eng. itu dilontarkan pada Gelar Karya Ilmiah Perguruan Tinggi dalam Pengelolaan Persampahan di Wilayah Perkotaan Cekungan Bandung di Hotel Gaia, Jalan Setiabudi, Kamis, 8 September 2022.

"Banyaknya penelitian di kawasan perkotaan Cekungan Bandung perlu diimbangi dengan eksekusi di lapangan, khususnya untuk menangani persampahan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., SE, M.Eng.

Baca Juga: Jejak Ratu Elizabeth II di Konferensi Iklim COP26: Saatnya Beraksi, Bukan Basa-basi

Dikatakan Setiawan, selain perlunya menggelar kegiatan Gelar Karya Perguruan Tinggi, diperlukan juga semangat untuk mengatasi permasalahan persampahan di Cekungan Bandung, tentu saja dengan implementasi dan aksi yang baik.

Dalam kesempatan itu, Setiawan juga mengungkapkan perlunya teknologi tepat guna yang berwawasan lingkungan dalam perubahan paradigma pengelolaan sampah.

"Perubahan paradigma pengelolaan sampah itu dengan hanya penanganan menjadi pengurangan sampah. Upaya terbesarnya adalah pemilahan sampah dari hulu," katanya.

Baca Juga: Tanam Pinang untuk Selamatkan Lahan Gambut

Dalam kesempatan itu, Setiawan juga mengungkapkan Program Kelola Sampah Juara. Disebutkan, ada tiga strategi pengelolaan sampah dalam Program Kelola Sampah Juara ini. Yang pertama adalah inovasi integrasi pengelolaan sampah wilayah.

Setiawan mengatakan, sasaran inovasi dan integrasi pengelolaan sampah ini adalah sampah di seluruh wilayah Jawa Barat.

Strategi kedua adalah memaksimalkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Legok Nangka untuk penanganan sampah di kawasan Bandung Raya.

Baca Juga: Ratu Elizabeth II Wafat, Dunia Kehilangan Sosok Pencinta Lingkungan Sejati

Optimalisasi Legok Nangka ini menjadi fokus perhatian karena TPA Sarimukti yang selama ini dimanfaatkan untuk pembuangan sampah Bandung Raya, masa operasinya bakal berakhir pada tahun depan.

Sedangkan yang ketiga mengencarkan edukasi pengelolaan sampah ke seluruh sekolah yang ada di Jawa Barat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X