KABAR ALAM - Penyelenggaraan KTT perubahan iklim COP26 di Glasgow, Skotlandia, November 2021 menyimpan cerita bagi Ratu Elizabeth II dan para pemimpin dunia.
Walau tidak hadir karena alasan kesehatan, Ratu Elizabeth II telah menyiapkan video untuk dipertontonkan kepada peserta yang hadir di COP26.
Dalam pesan video yang diputar pada hari pertama COP26, Senin 1 November 2022, Ratu Elizabeth II mendesak para pemimpin dunia bahwa sekarang adalah saatnya untuk beraksi, bukan hanya berbicara basa-basi.
Ia juga menyeru para pemimpin dunia untuk mengatasi perbedaan politik yang ada dan menunjukkan kenegarawanan sejati untuk masa depan dunia.
Baca Juga: Ratu Elizabeth II Wafat, Dunia Kehilangan Sosok Pencinta Lingkungan Sejati
Ratu Elizabeth II menegaskan bahwa kesuksesan pertemuan puncak COP26 akan membantu generasi masa depan.
Ratu juga mengutarakan kebanggaannya bahwa pekerjaannya telah dilanjutkan dua ahli warisnya yaitu Pangeran Charles dan Pangeran William yang mewakilinya di COP26.
Dilansir KABAR ALAM dari news.sky.com, Prof. Kate Williams, sejarawan Inggris, mengatakan, bahwa di usianya yang lebih tua, Ratu Elizabeth II menjadi lebih blak-blakan.
Sebelum KTT perubahan iklim COP26 di Glasgow diselenggarakan, Ratu Elizabeth II mengkritik kelambanan para pemimpin dunia terhadap krisis tersebut.
Prof. Kate Williams menyebut, ketika tertangkap berbicara secara pribadi dalam sebuah siaran langsung, Ratu berkata, "Luar biasa, bukan? Saya telah mendengar semua tentang COP... Masih tidak tahu siapa yang akan datang. Tidak tahu. Kami hanya tahu tentang orang-orang yang tidak datang... Ini benar-benar menjengkelkan ketika mereka berbicara, tetapi tidak melakukan aksi nyata."
Baca Juga: Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Wisata Alam di Desa Wisata Campaga
Meskipun tidak dimaksudkan untuk publik, kritik itu kemudian digaungkan dalam pidato resminya di konferensi iklim COP26.
Kini, sang pencinta lingkungan tersebut telah tiada. Ratu Elizabeth II wafat pada usia 96 tahun di Kastil Balmoral, Skotlandia, Kamis, 9 September 2022 waktu setempat.
Artikel Terkait
Sekda Kota Bandung: Meski Alami Penurunan, Angka Stunting di Kota Bandung Masih Tinggi
Menko Luhut Ajak Negara G20 Bangun Ekonomi Biru dan Hijau
Cegah Terorisme, Pemkab Garut Teken MoU Pemanfaatan Hutan dengan BNPT, Perhutani dan LMDH Buana Mukti
Tanam Pinang untuk Selamatkan Lahan Gambut