berita

DLH Kabupaten Garut Siap Adopsi Program Kang Pisman  Cibunut

Minggu, 29 Januari 2023 | 23:57 WIB
(Dok. GSSI)

KABAR ALAM -  Fasilitator lapangan Kampung Ramah Lingkungan (Kang Raling) Kabupaten Garut melakukan studi tiru ke RW 07 Cibunut Kelurahan Kebon Pisang Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.  Didampingi  Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jujun Juansyah, ST, MT, para fasilitator  menggali ilmu dan pengalaman dari Cibunut yang sudah lebih dahulu menjadi Kawasan Bebas Sampah (KBS). 

Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk mengamati, meniru dan modifikasi, atau populer disebut Aamati, Tiru, Modifikasi (ATM)  kegiatan pengelolaan sampah yang dilakukan di Cibunut.

RW 07 Cibunut sudah  menjadi percontohan dan mentor bagi RW lain di Kota Bandung dalam menyelesaikan sampah melalui pengelolaan sampah dan penataan lingkungan.

Baca Juga: Family Gathering Kang Raling, Mengedukasi Pengelolaan Sampah Sejak dari Sumber

Di Cibunut sampah organik diangkut secara terpisah setiap senin, rabu dan jum’at oleh KSM (kelompok swadaya masyarakat) OHDarling dari rumah ke rumah. 

Sementara RW-RW lain sekitar Cibunut yang sudah memisahkan sampah organikpun mengumpulkan sampah di titik kumpul yang sudah ditentukan yang akan diangkut oleh UPT pengelolaan sampah kota Bandung.

Sebagian sampah organik diolah di kawasan dengan berbagai metode, seperti yang terlihat disepanjang jalan adalah Loseda (lodong sisa dapur) dan lubang biopori.  DI wilayah RT 05 yang merupakan pusat pengelolaan sampah Cibunut organik juga diolah dengan metode  bata terawang, open windrow dan tong komposter.

Baca Juga: Kang Raling, Mengajak Masyarakat Garut Memilah Sampah Sejak dari Sumber

Sampah anorganik diangkut seminggu sekali sesuai jadwal pengakutan sampah oleh petugas sampah RW. Sedangkan sampah organic potensi daur ulang masyarakat  setorkan ke bank sampah yang melayani setiap hari Minggu atau disedekahkan ke petugas ataupun lainnya. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jujun Juansyah, ST, MT. mengatakan bahwa para fasilitator ini akan diterjunkan ke 6 Kecamatan untuk  membangun percontohan sistem pengelolaan sampah  tingkat RW di Kab. Garut  lewat gerakan Kang Raling yang merupakan gerakan  yang menyerupai  gerakan Kang Pisman  yang sudah dilakukan di kota Bandung. 

Tini Martini Tapran, Kordinator Fasilitator Kang Raling yang juga merupakan mantan Fasilitator KBS Cibunut  meminta para fasilitator kang Raling menggali informasi sebanyak-banyaknya dari Cibunut, diantaranya adalah :

  1. Bagaimana kawasan itu memulai untuk mengelola sampah secara mandiri
  2. Bagaimana mereka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah
  3. Apa inovasi-inovasi yang mereka lakukan dalam rangka mengembangkan kawasannya untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan
  4. Siapa saja yang terlibat, dari mana pendanaannya dan bagaimana mereka mengorganisir diri
  5. Apa peran fasilitator yang mereka harapkan atau yang mereka dapatkan sehingga mereka dapat membuat pengelolaan sampah berkelanjutan di RW tersebut
  6. Sarana prasarana dasar apa yang sangat dibutuhkan
  7. Pengolahan sampah apa saja dilakukan di Kawasan.

Baca Juga: Keren! Berkat Program Kang Raling Warga Kampung Cilanjung Selaawi Garut Sudah Bisa Membuat Eco Enzym  

Dikatakan fasilitator Kang Raling, Buang Ramadhan, berharap bisa mengajak para RW kunjungan ulang nanti agar lebih merangsang untuk bergerak seperti RW Cibunut.

"Minimal kita mendapatkan pengetahuan dasar dan praktek di lapangan," ucap Buang.

Halaman:

Tags

Terkini