Salah satu tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat mendapatkan edukasi mengenai persoalan food waste yang hingga saat ini menjadi salah satu penyumbang terbesar permasalahan sampah di kota Bandung.
Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, jenis sampah organik menjadi penyumbang terbesar dari total produksi sampah harian di Kota Bandung.
Baca Juga: Gunung Ijen Waspada, Masyarakat Diminta Perhatikan Tanda Bahaya
Selama ini Kota Bandung menghasilkan 1.600 ton sampah dimana 82 persennya dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti. Dari sekitar 1.500 RW se-Kota Bandung, 60-70 persennya merupakan jenis sampah organik yang berasal dari sisa makanan.
Oleh karena ini, acara ini memberikan edukasi mengenai food waste agar masyarakat dapat mengetahui persoalan food waste yang berdampak ke produksi sampah harian yang ditimbulkan.
Sesuai dengan tagline dari acara Food Hero Festival, Be the Hero to Zero Food Waste, diharapkan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini mulai dari pelaku bisnis, institusi pendidikan, serta kalangan mahasiswa dapat menjadi penyelamat dari ancaman food waste yang dapat berbahaya bagi lingkungan.***