KABAR ALAM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan pelestarian puspa dan satwa. Ajakan itu sesuai dengan semangat Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN).
Menurut Keppres No. 4 Tahun 1993 oleh Presiden Soeharto, tujuan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) adalah agar masyarakat dapat meningkatkan kepedulian, perlindungan, dan pelestarian puspa dan satwa nasional.
Menurut Khofifah, pada peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2022, hal ini penting karena perlakuan manusia terhadap puspa dan satwa akan berimbas baik pada keseimbangan ekosistem dan tentunya kehidupan manusia. Ditambah, saling mengasihi antara sesama makhluk Tuhan juga adalah perintah yang tertulis di dalam semua kitab suci.
"Kita bisa menunjukkan rasa cinta terhadap puspa dan satwa dengan cara yang sederhana. Hidup berdampingan tanpa melukai dan mengganggu habitat serta aktivitas mereka sudah cukup. Sayangi yang di Bumi dan yang di Langit akan menyayangimu," katanya seperti dikutip KABARALAM.com dari laman Diskominfo Jawa Timur, Senin, 7 November 2022.
Apabila memiliki waktu dan ketelatenan lebih, Mantan Mensos ini menyarankan masyarakat untuk merawat dan memelihara bunga dan juga hewan sesuai dengan kesukaan atau hobi masing-masing.
Ia mencontohkan, seperti yang dilakukannya selama ini. Di samping sibuk dengan tugas sebagai Gubernur Jawa Timur, ia masih menyempatkan diri merawat bunga-bunga beraneka jenis. Bahkan, anak-anaknya juga memiliki kebiasaan menghadiahkan tanaman untuk dirawat di hari ulang tahunnya.
Baca Juga: Terasering Panyaweuyan, Destinasi Wisata Alam Andalan Majalengka yang Tak Kalah Indah dari Ubud
"Kalau saya berulang tahun, anak saya biasanya mencari tanaman yang kira-kira ibunya tertarik untuk merawat. Format ini bisa dilakukan oleh siapa saja kapan saja dimana saja. Maka kalau ada waktu menanam, tanamlah dan rawatlah," katanya.
Gubernur Khofifah termasuk pecinta tanaman hias khususnya bunga-bungaan. Salah satunya, bunga Wijaya Kusuma yang dirawat langsung oleh gubernur perempuan pertama di Jatim itu di rumah dinas.
Bahkan, ketika bunga Wijaya Kusuma miliknya mekar pada Februari 2022 dan Juni 2022 lalu Gubernur Khofifah mengajak para pecinta flora untuk bisa turut menyaksikan secara langsung di rumah dinasnya mengingat Wijaya Kusuma hanya mekar tengah malam selanjutnya redup jelang subuh.
Tak hanya itu, ia pun menanam pohon bunga kemuning asal Trowulan, Mojokerto, yang hampir punah sejak delapan tahun lalu, dan turut menanamnya di Gedung Negara Grahadi serta Kantor Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Jakarta.
"Bunga-bunga hias yang cantik ini layak dikoleksi oleh semua pecinta tanaman hias. Budidayanya pun cukup sederhana. Ada yang bila terkena angin, wanginya begitu semerbak. Beberapa saat lalu, saya memang sempat mengajak siapa yang berminat untuk melihat mekarnya bunga Wijaya Kusuma," sebutnya.