KABAR ALAM - Klaim Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir soal penurunan angka kasus stunting di wilayahnya diperkuat oleh pernyataan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang (Dinkes Sumedang).
Sekretaris Dinkes Sumedang, Uyu Wahyudin mencatat, pada tahun 2018, angka stunting di Sumedang mencapai 32,2 persen.
"Berdasarkan hasil riset kesehatan daerah tingkat nasional tahun 2018, angka stunting di Sumedang mencapai 32,2 persen. Jujur ini sangat menyakitkan. Berarti, kalau ada sekitar 70-80 ribu balita, 32 persennya itu sekitar 40 ribu yang stunting," ujar Sekretaris Dinkes Sumedang seperti dikutip KABARALAM.com dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Sumedang (Pemkab Sumedang), Senin, 3 Oktober 2022.
Baca Juga: Bupati Klaim Angka Kasus Stunting di Kabupaten Sumedang Terus Menurun
Namun, dengan langkah kolaborasi intervensi penanggulangan stunting dengan pihak swasta, dari tahun ke tahun, angka stunting terus menurun.
"Berkat kerja keras dan kolaborasi dengan berbagai pihak, angka stunting di Sumedang terus menurun, dan tahun 2022 ini sudah satu digit, 9,12 persen. Ini juga merupakan hasil dari intervensi spesifik Dinkes 30 persen dan intervensi sensitif bersama semua pihak 70 persen," katanya.
Bahkan, Uyu menyebut, penurunan angka stunting di Sumedang sejak tahun 2018 sampai tahun ini merupakan angka penurunan yang tergolong tinggi secara nasional.
Baca Juga: Rakerda di Garut, Upaya Men-Jabar-kan IA ITB Jawa Barat
"Tentunya secara kuantitas ini merupakan hasil yang menggembirakan," katanya.
Sebelumnya, Kabupaten Sumedang mengklaim angka kasus stunting di wilayhnya terus mengalami penurunan. Pada tahun 2022, angka kasusnya sudah satu digit, yaitu 9,12%.
Penurunan angka kasus stunting itu disampaikan Bupati Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir. Ia mengatakan, ketika pertama kali menjadi Bupati Sumedang pada tahun 2018, angkanya masih mencapai 32,2%.
"Berkat kerja keras dan kolaborasi dengan berbagai pihak, angka stunting terus turun dan sekarang satu digit, 9,12 persen," kata Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir seperti dikutip KABARALAM.com dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Sumedang (Pemkab Sumedang).***