berita

Waspada, Kualitas Udara Kota Bandung Menuju Level 'Tidak Sehat'

Kamis, 24 Agustus 2023 | 21:17 WIB
Kualitas udara Kota Bandung (bandung.go.id)

KABAR ALAM - Isu pencemaran kualitas udara di Indonesia masih menjadi topik hangat di kalangan masyarakat, tanpa terkecuali di Kota Bandung.

Sebelumnya, Kota Bandung berada di kategori kualitas udara Sedang. Sayangnya, kategori ini kembali meningkat hingga hampir menyentuh kategori kualitas "Tidak Sehat".

Hal ini dilaporkan langsung melalui Kepala Seksi Pemantauan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Iren Irma Muti. Dirinya memaparkan isu ini setelah kegiatan Bandung Menjawab yang digelar pada Kamis, 24 Agustus 2023.

Baca Juga: Kebakaran TPA Sarimukti, Pemkot Bandung Minta Akselerasi Pengoperasian TPA Legok Nangka

Iren Irma Muti menyebutkan bahwa tingkat polusi udara di Kota Bandung terhitung cukup tinggi dalam seminggu terakhir. Akan tetapi, tingkat polusi udara ini masih dapat diterima oleh manusia.

“Meski begitu, ini tetap menjadi perhatian karena jika dibiarkan makin lama bisa menuju ke arah tidak sehat. Saat ini statusnya Sedang berdasarkan indicator perikulat PM2.5,” katanya.

Menurut Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), tingkat polusi udara Kota Bandung berada di angka 51-99. Angka ini menunjukan bahwa kualitas udara di Kota Bandung berada di ambang batas Sedang.

Baca Juga: 5 Air Terjun Eksotis di Kabupaten Kuningan, Nomor 3 Bernama Unik

Memburuknya kualitas udara Kota Bandung disebabkan oleh beberapa hal dan dilaporkan bahwa 70 persen di antaranya disebabkan oleh gas emisi transportasi.

“Sumber pencemaran udara dari transportasi itu mencapai 70 persen. Sisanya adalah dari rumah penduduk seperti pembakaran sampah. Ada juga dari cerobong pabrik, cerobong genset, dan lainnya,” ungkapnya.

Berbagai upaya untuk mengatasi isu ini dilakukan oleh DLHK, salah satunya dengan menanam pohon. Seperti yang sudah banyak diketahui, tanaman merupakan penghasil oksigen dan dapat menyerap polusi.

Baca Juga: Kebakaran TPA Sarimukti, Jangan Dulu Buang Sampah ke TPS!

Selain itu, para ASN di Kota Bandung pun diimbau untuk mengguna sepeda ke kantor (bike to work) minimal satu minggu sekali.

“Ke depan juga akan ditingkatkan melalui rekan-rekan Dinas Perhubungan penggunaan kendaraan massal. Berbagai upaya juga sudah kita lakukan seperti menguji emisi kendaran bermotor untuk penerapan kawasan emisi bersih itu sudah cukup signifikan,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini