berita

Kecamatan Purba dan BBKSDA Sumut Berkolaborasi Dalam Aksi Bersih di CA Martelu Purba

Minggu, 16 Maret 2025 | 21:12 WIB
Aksi bersih di pinggir jalan protokol di CA Martelu Purba (ksdae.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Pembuangan sampah sembarangan yang terus menerus terjadi di sepanjang jalan protokol di kawasan Cagar Alam Martelu Purba (CA Martelu Purba) telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat sekitar.

Sampah-sampah yang berasal dari rumah tangga dan meliputi sayur-sayuran serta buah-buahan yang tidak laku dijual di pasar tersebut tidak hanya mencemari lingkungan visual dengan penumpukan yang cukup signifikan, tetapi juga mengeluarkan aroma tidak sedap yang mengganggu pengendara yang melintas di sana.

Situasi ini secara langsung merusak keindahan kawasan CA Martelu Purba dan membuat pengalaman perjalanan menjadi tidak nyaman serta tidak kondusif.

Baca Juga: Harga Paling Update, Ini Price List Paket Liburan Lebaran 2025 ke Pulau Royal Kepulauan Seribu dari Nusa Tour Travel

Meskipun upaya persuasif telah dilakukan oleh petugas BBKSDA Sumut dan Resort CA Martelu Purba, termasuk pemasangan papan larangan, pemantauan rutin, sosialisasi kepada masyarakat, dan kegiatan aksi bersih, masalah pembuangan sampah masih belum dapat diatasi sepenuhnya.

Tidak hanya masyarakat di sekitar yang resah, pemerintahan Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, juga merasa terganggu dengan kondisi ini.

Kecamatan Purba bahkan mengambil inisiatif dengan melibatkan berbagai pihak dalam aksi bersih yang dilaksanakan di pinggir jalan protokol kawasan CA Martelu Purba pada Kamis 13 Maret 2025 untuk mengatasi permasalahan ini.

Baca Juga: Luapan Air Sempat Hambat Akses Jalan Cisurupan-Cikajang Garut, Kini Kembali Normal

Kolaborasi antara Camat Kecamatan Purba, petugas kecamatan, Kelurahan Tiga Runggu, Nagori Purba Tongah, dan petugas Resort CA Martelu Purba dalam aksi bersih tersebut berhasil mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan, membersihkan lingkungan, dan mengangkut sampah menggunakan truk sampah.

Keberhasilan ini patut diapresiasi sebagai langkah awal yang positif dalam mendukung kebersihan kawasan konservasi.

Namun, untuk menjaga kebersihan yang terjaga, langkah-langkah konkret perlu terus diupayakan, termasuk memperkuat pengawasan dan menegakkan aturan terhadap pelanggaran pembuangan sampah sembarangan.

Baca Juga: Tanggul Sungai Ciojar Jebol, Pesantren Persis Rancabango Garut Diterjang Banjir

Hanya dengan tindakan yang tegas, efek jera dapat diciptakan sehingga kesadaran bersama terhadap kebersihan lingkungan di sekitar Cagar Alam Martelu Purba semakin meningkat.***

Tags

Terkini