Dirinya pun menambahkan bahwa KLHK akan terus bekerja sama dengan berbagai apparat penegakan hukum dan memanfaatkan teknologi, informasi intelijen, dan cyber patrol yang ada untuk membongkar jaringan ini. Sustyo Iriyono melanjutkan, “Jaringan ini masih terus kita pantau, karena disinyalir masih ada pelaku lain yang belum terungkap.”
Terakhir, dirinya memberikan apresiasinya kepada para pihak yang membantu dalam penanganan kasus ini, utamanya pada Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, dan BKSDA Kalimantan Barat (sadrina/magang).***