Mesin Pengolahan Sampah RDF TPST Oxbow Olah Sampah Hingga 1 Juta Ton, Luhut Ingin Kembangkan di Jabar

photo author
Mia Nurmiarani, Kabar Alam
- Rabu, 30 Agustus 2023 | 23:26 WIB
Mesin Pengolahan Sampah RDF di TPST Oxbow Mampu Olah Sampah 1 Juta Ton, Luhut Ingin Kembangkan di Jabar (Dok. IG @satgascitarum)
Mesin Pengolahan Sampah RDF di TPST Oxbow Mampu Olah Sampah 1 Juta Ton, Luhut Ingin Kembangkan di Jabar (Dok. IG @satgascitarum)

Pengelolaan sampah yang dilakukan di TPST Oxbow tersebut menarik perhatian Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan karena hasil pengolahannya ramah lingkungan dan mampu mengolah sampah hingga 1 juta ton.

Baca Juga: Bom Air Dijatuhkan, Sejumlah Titik Api di Permukaan TPA Sarimukti Berhasil Dipadamkan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau TPST Oxbow Mekar Rahayu mesin pengolah sampah RDF yang mampu olah hingga 1 juta ton
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau TPST Oxbow Mekar Rahayu mesin pengolah sampah RDF yang mampu olah hingga 1 juta ton (Dok. IG @satgascitarum)

Di sela-sela tinjauannya, Ridwan Kamil mengusulkan kepada Luhut Binsar Pandjaitan untuk membuat mesin teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) di setiap desa/kelurahan yang ada di Jabar.

"Mesin (RDF) tadi (yang diusulkan) oleh Pak Gubernur Ridwan Kamil kita mau coba per desa dan kelurahan satu, dan seterusnya," kata Luhut.

Luhut juga mengatakan jika model pengolahan sampah dengan mesin teknologi RDF tersebut akan dikaji terkait standarisasi emisinya.

“Jadi kalau itu jadi, tadi pa Gubernur juga menyampaikan, kita akan kembangkan. Mungkin bisa ribuan, nanti kita audit BPKP kita masukin e-katalog. Sehingga nanti kita wajibkan seluruh daerah-daerah mengelola sampah menggunakan itu.

Ia berharap upaya tersebut akan mengurangi pencemaran dan mendegah masyarakat melakukan pembakaran sampah.

 Baca Juga: Bandung Darurat Sampah: 8 Ribu Ton Belum Terangkut, Pemkot Jajaki Lahan Milik Pusenkav di Padalarang

“Saya liat tadi di tempat helikopter masih banyak spot-spot pembakaran sampah, maka dengan ini kita lakukan saya kira akan mengurangi nanti pembakaran sampah dan mengurangi juga masalah polusi udara,” terang Luhut.

Luhut menuturkan, polusi udara sudah menjadi permasalahan nasional tak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga di Bandung.

"Kami bersepakat bahwa masalah polusi udara ini sudah menjadi masalah nasional dan ternyata di sini (Bandung) juga cukup parah, walau tidak separah Jakarta," pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X