Di tempat ini, pengunjung dapat membayar tiket masuk, menikmati suasana kebun melon, dan membeli buah langsung dari perkebunan.
Farhan menekankan bahwa teknologi hidroponik modern memungkinkan lahan seluas 100 meter persegi untuk menghasilkan melon dengan nilai tinggi.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025: Waspada Bencana Alam, Begini Imbauan BNPB untuk Pemudik
"Produksi tidak perlu banyak; cukup lima buah melon sehari sudah cukup. Jika satu melon dijual dengan harga Rp200.000, itu berarti bisa menghasilkan Rp1 juta per hari," tambah Farhan.
Konsep wisata premium ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen untuk menyiapkan strategi pemasaran yang tepat guna memastikan keberhasilan pengembangan Kampung Wisata Melon.
Baca Juga: Hujan Deras, Banjir Terjang Sejumlah Titik di Yogyakarta
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, ditugaskan untuk mencari lokasi terbaik agar proyek ini dapat segera direalisasikan. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkaya pilihan wisata di Bandung sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Artikel Terkait
Dari Kediri Hingga Wonogiri, Ini 15 Destinasi Wisata Petik Melon Terpopuler di Indonesia
Setelah Festival Durian di Desa Wisata Cibuntu, Rangkaian CoE 2024 Kuningan Dilanjutkan dengan 2 Event Ini
Top 5 Hits 25 Februari 2024, Festival Durian di Desa Wisata Cibuntu Kuningan Masih Menyisakan Pesona
Kisah Penemuan Kucing Hutan oleh Penjaga Tambak Udang di Desa Durian, Medang Deras, Kabupaten Batu Bara
Lagi Hits di Pasawahan, Nikmati Keseruan dan Kesegaran Petik Anggur di San Farm Purwakarta