KABAR ALAM - Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih mengadakan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2025 (HPSN 2025) dengan pendekatan yang unik melalui acara "Sembako Tukar Sampah" di Tangerang, Banten, Selasa, 4 Februari 2025.
Acara dihadiri oleh para pendamping anggota Kabinet Merah Putih, termasuk istri Menteri Agama, Helmi Halimatul Udhmah Nasaruddin Umar, yang menunjukkan dukungan terhadap upaya-upaya pengelolaan sampah yang lebih baik.
Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati, menjelaskan, acara ini merupakan bagian dari inisiatif solidaritas perempuan untuk Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk membangun komitmen masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih efektif.
Baca Juga: Jelajah Pulau Harapan Kepulauan Seribu Sebelum Ramadan 1446 H Cuma 380K!
Serangkaian kegiatan persiapan telah dilakukan, termasuk sosialisasi dan edukasi tentang pengelolaan sampah, yang melibatkan 500 masyarakat dalam kegiatan menukar sampah dengan sembako.
“Acara HPSN ini digagas oleh Ibu-Ibu Seruni sebagai bagian dari solidaritas perempuan untuk Indonesia. Tujuan utamanya adalah membangun komitmen masyarakat dalam mengelola sampah dengan lebih baik,” ujar Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati .Rosa Vivien.
Acara ini juga melibatkan 34 RT dan total peserta sebanyak 796 orang, menunjukkan partisipasi yang luas dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih baik.
Baca Juga: Kota Malang Sukses Kelola Hampir Semua Sampah
Selain menukar sampah dengan sembako, kegiatan ini juga memberikan edukasi tentang sanitasi, termasuk praktik cuci tangan pakai sabun kepada siswa-siswa di 15 sekolah, sebagai bagian dari kampanye sanitasi yang lebih luas.
“Sudah ada demo tadi oleh enam anak dari murid SMP Negeri 1 Teluk Naga untuk memperkenalkan kepada anak-anak sekolah bahwa cuci tangan itu penting, dan caranya harus benar,” jelasnya.
Kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta pemerintah daerah menjadi landasan dari acara tersebut.
Baca Juga: 3 Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berwisata ke Pulau Kotok Kepulauan Seribu
Diharapkan, acara "Sembako Tukar Sampah" bukan hanya menjadi peristiwa sekali jalan, melainkan menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam menangani persoalan sampah di lingkungan sekitar.***
Artikel Terkait
HPSN 2024, Tragedy of TPA Leuwigajah and the Growing Threat of Plastic Waste
HPSN 2024: Dirjen PSLB3 KLHK Sebut Pengelolaan Sampah Jadi Solusi Triple Planetary Crisis, Begini Penjelasannya
Logo HPSN 2025 Diluncurkan, Ajak Masyarakat Bersinergi Kurangi Sampah
Tema dan Makna HPSN 2025, Ajak Semua Pihak Bersatu Atasi Masalah Sampah
Kapan HPSN 2025 Diperingati? Rangkaian Kegiatan Hingga Bulan Ramadan dan Idulfitri 1446 H