Lindungi Pesisir Pangandaran dari Abrasi, 700 Pohon Mangrove Ditanam

photo author
Tim Kabar Alam 01, Kabar Alam
- Rabu, 28 Agustus 2024 | 13:23 WIB
Penanaman dilakukan pada Selasa, 27 Agustus 2024 di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Sungai Putrapinggan dan Sungai Bulak Setra (kkp.go.id)
Penanaman dilakukan pada Selasa, 27 Agustus 2024 di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Sungai Putrapinggan dan Sungai Bulak Setra (kkp.go.id)

KABAR ALAM - Dalam upaya menjaga kelestarian pesisir pantai Pangandaran, Jawa Barat, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat, meresmikan sebuah gerakan penghijauan.

Sebanyak 700 batang pohon mangrove, cemara laut, butuni, dan ketapang telah ditanam sebagai langkah konkrit dalam menjaga keberlanjutan lingkungan ditanam di pesisir pantai Pangandaran.

Aksi penanaman ini melibatkan civitas Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP), termasuk taruna-taruni, dosen, dan pegawai, bersama mitra kerja sama dan masyarakat.

Baca Juga: Hemat Air, Contoh Perilaku Ramah Lingkungan dengan 3 Alasan Krusial

Penanaman dilakukan pada Selasa, 27 Agustus 2024 di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Sungai Putrapinggan dan Sungai Bulak Setra.

Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP), Arpan Nasri Siregar, menegaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan langkah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia dan Dies Natalis ke-7 PKP Pangandaran.

Baca Juga: Ini 3 Kafe Paling Populer di Kuningan, Hanya Nomor 2 yang Berada di Tengah Kota

Menurut Arpan, "Akar mangrove yang kuat berperan sebagai penghalang alami yang dapat menyerap dan mengurangi energi gelombang tsunami." PKPP merupakan bagian dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM) KKP.

Arpan berharap kegiatan ini akan memberikan pembelajaran berharga bagi taruna dan taruni dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Program gerakan Jumat Menanam (Juna) yang diterapkan pemerintah daerah di Pangandaran juga mendapat dukungan dari PKPP.

Selain itu, terkait pelestarian mangrove, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal tengah merencanakan pembangunan eduwisata mangrove sebagai bagian dari Smart Fisheries Village (SFV) di Pangandaran. SFV ini juga akan menjadi tempat praktik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi taruna-taruni PKPP.

Baca Juga: Ajak Generasi Muda Makin Peduli Lingkungan, KLHK adakan Jambore Konservasi Alam 2024

Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dan Dies Natalis PKPP, kegiatan menjaga lingkungan seperti aksi bersih pantai telah dilakukan oleh seluruh warga kampus dan pengurus DWP. Aksi Bersih-Bersih Pantai ini menjadi agenda rutin PKPP, terutama di kawasan Pantai Bulak Setra, Pangandaran.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sebelumnya juga menekankan pentingnya pengendalian wilayah pesisir sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem laut yang sehat, termasuk melalui pemeliharaan ekosistem mangrove.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X