Darurat! Tanggul Jebol Kali Tuntang yang Sebabkan Banjir Grobogan Sementara Ditimbun Pasir

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Rabu, 7 Februari 2024 | 11:29 WIB
Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana meninjau lokasi banjir Grobogan, Selasa, 6 Februari 2024 (jatengprov.go.id)
Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana meninjau lokasi banjir Grobogan, Selasa, 6 Februari 2024 (jatengprov.go.id)

KABAR ALAM - Meski hanya bersifat sementara, tanggul jebol Kali Tuntang yang menyebabkan banjir Grobogan mulai ditangani.

Seperti diberitakan, akibat tanggul jebol Kali Tuntang pada Selasa, 6 Februari 2024, banjir Grobogan tak terhindarkan. Ribuan rumah di 12 kecamatan terdampak pun dilaporkan terendam.

Penanganan sementara tanggul jebol Kali Tuntang dilakukan setelah banjir Grobogan berangsur surut pada Selasa, 6 Februari 2024.

Baca Juga: Libur Panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek Datang, Seru-seruan di Teras Cibulakan Kuningan Saja Yuk!

“Dengan surutnya (banjir) ini, untuk menutup air yang masuk ke tanggul yang jebol, menggunakan sandbag. Ini ditutup dengan pasir (perbaikan darurat) untuk menutup air,” kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana saat meninjau wilayah terdampak banjir di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa, 6 Februari 2024.

Selain yang bersifat darurat dan sementara, Nana memastikan bakal ada penanganan jangka panjang. Disebutkan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah memetakan tanggul-tanggul yang rawan jebol untuk dilakukan perbaikan.

Dikatakannya, penanganan Kali Tuntang tidak hanya untuk satu kabupaten, tetapi beberapa wilayah lain karena merupakan satu rangkaian.

Baca Juga: Top 5 Hits 6 Februari 2024 Dipimpin Informasi Paling Banyak Dicari Sepanjang 4 Februari 2024, Ada Apa Ya?

“(Tanggul Sungai Tuntang) merupakan rangkaian beberapa kabupaten, mulai dari Rawa Pening, kemudian sampai ke Grobogan, bahkan berdampak pula ke daerah Demak. Makanya kita akan telusuri, dan kita pelajari lagi,” tegas Nana.

Dikatakannya, penanganan banjir akibat meluapnya Kali Tuntang, memerlukan kebersamaan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Dampak banjir Grobogan

Nana menyampaikan, meluapnya Kali Tuntang menyebabkan terendamnya 2.662 rumah warga yang tersebar di 32 desa di 12 kecamatan.

Baca Juga: Starbak, Aktualisasi Program Food Estate Partisipatif di Sumedang

Banjir juga merendam 6 unit fasilitas pendidikan, sehingga siswa diliburkan sementara. Bahkan, lahan pertanian yang terendam mencapai 58 hektare.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X