KABAR ALAM –Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Indonesia 2022 di Bali bakal segera digelar pada 15-16 November 2022.
Sejauh ini, Presidensi G20 Indonesia telah berhasil melakukan berbagai pertemuan guna membahas isu-isu penting demi tercapainya tujuan bangkit dan pulih bersama.
Dikutip dari www.g20.org, G20 merupakan sebuah platform multilateral strategis yang menghubungkan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia.
G20 memiliki posisi yang strategis di dalam menentukan masa depan pertumbuhan ekonomi dunia.
Hal ini disebabkan secara kolektif, anggota G20 merepresentasikan lebih dari 80 persen perekonomian dunia, 75 persen perdagangan internasional, dan 60 persen populasi dunia.
Baca Juga: Gunung Kerinci Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat dan Jalur Penerbangan Menjauh
Dimulai sejak tahun 1999 sebagai pertemuan di tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral, pertemuan G20 semakin intens dilaksanakan dengan KTT tahunan yang diikutsertai oleh masing-masing kepala negara dan kepala pemerintahan.
Selama penyelenggaraan, banyak muncul istilah kata yang digunakan pada ajang G20. Agar lebih paham istilah-istilah kata dalam G20, ada baiknya kita mengenalnya terlebih dahulu.
Berikut beberapa istilah kata yang sering muncul pada pelaksanaan G20 seperti dikutip KABARALAM.com dari akun Instagram Kemendes PDTT, Rabu 2 Oktober 2020:
1. G20
Forum kerja sama multilateral yang terdiri atas 19 negara utama dan Uni Eropa (EU).
2. Recover Together, Recover Stronger
Tema dari G20, bermakna pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.
3. Konferensi Tingkat Tinggi/Summit
Artikel Terkait
Pimpin Aksi Penyelamatan Bumi di Pertemuan G20, Siti Nurbaya: Indonesia Bisa Dipercaya!
Ini Sederet Kesepakatan Para Menteri Lingkungan Hidup G20 untuk Atasi Dampak Perubahan Iklim
G20 Sepakati Kerja Sama Peran Lautan Dalam Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim
Keanekaragaman Obat Tradisional Indonesia Dipamerkan di Ajang Internasional G20