KABAR ALAM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta (BKSDA Jakarta) melaporkan, 40 persen terumbu karang yang ditransplantasi di Suaka Margasatwa (SM) Pulau Rambut sejak tahun 2022 mengalami kematian.
Dalam laporan hasil monitoring yang dirilis di akun Instagram-nya, @bksdajakarta, menyebutkan, penyebab kematian terumbu karang yang ditransplantasi di Pulau Rambut itu karena tertutup sampah.
BKSDA Jakarta menyebutkan, beberapa jenis sampah yang menutupi terumbu karang di SM Pulau Rambut itu antara lain bekas popok bayi, karung dan plastik.
Baca Juga: Mengenal Delimukan Zamrud, Burung Cantik Penghuni Hutan Taman Nasional Ujung Kulon
Karena itu, dalam unggahannya, BKSDA Jakarta mengajak masyarakat untuk mengelola sampah agar tidak sampai ke lautan yang berdampak kepada ekosistem laut.
"Diperlukan kontribusi bersama dalam menjaga dan melestarikan ekosistem terumbu karang, yaitu dengan melalui 3R yaitu dengan cara reduce (mengurangi), reuse (memanfaatkan kembali) dan recycle (daur ulang)," tulis akun BKSDA Jakarta.
Fungsi penting terumbu karang Pulau Rambut
Dalam unggahannya dijelaskan, terumbu karang di SM Pulau Rambut memiliki berbagai fungsi penting, baik bagi ekosistem laut maupun manusia.
Baca Juga: Rundown dan Harga Paket Lengkap Via Kapal Ferry 2 Hari 1 Malam ke Pulau Tidung Kepulauan Seribu
Fungsi dan peran penting itu di antaranya sebagai habitat bagi kehidupan laut, mendukung keanekaragaman hayati, sumber makanan, regulator iklim, penyedia sumber obat obatan, keindahan alam dan edukasi.
Agar fungsi ekosistem terumbu karang tetap optimal, sejak tahun 2022 telah dilakukan kegiatan transplantasi terumbu karang.
Berdasarkan hasil monitoring, kondisi terkini hasil transplantasi terumbu karang yaitu sebanyak 60% terumbu karang yang ditransplantasi berhasil bertahan, tumbuh dan berkembang.
Baca Juga: Untuk Referensi Wisata ke Kepulauan Seribu, Ini Price List Pulau Putri Room Only
Kondisnya setiap fragmen yang semula bersifat tunggal kini mulai memiliki cabang sebanyak 2 sampai dengan 5 cabang.
Artikel Terkait
Road to HCPSN 2022, BKSDA Jakarta Ngonser di Lapangan Banteng
Jaga Ekosistem Terumbu Karang dan Dukung Wisata Bawah Laut, PT Timah Gelar Program Coral Garden
HKAN 2023, BKSDA Jakarta dan TN Kepulauan Seribu Mulai Pembangunan Monumen Bangau Bluwok di Pulau Surga Burung
Hasil Verifikasi Ahli, Kapal Kandas di Perairan Pulau Panaitan TNUK Rusak Terumbu Karang
Dinas KPKP DKI Jakarta dan Pemkab Kepulauan Seribu Gelar Aksi di Hari Segitiga Terumbu Karang