Sementara itu menurut Idham, menyikapi koondisi pandemic yang melanda dunia, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diharapkan bisa menjadi pondasi di tengah situasi sulit. Hampir semua sektor terdampak akibat pandemi. Belum lagi prediksi perekonomian dan resesi yang sudah terjadi yang melanda negara- negara lain.
“Pandemi global Covid-19 kemarin, telah menghantam 87,5% UMKM dari mulai tahap produksi sampai distribusi, bahkan 50% UMKM telah menutup usahanya,” ucap Idham
Menurut Idham, IA-ITB sebagai sekumpulan alumni dari salah satu institusi teknologi negeri tertua dan terbaik di Indonesia tentu menjadi salah satu bagian dari bangsa ini yang harus hadir dalam melakukan inovasi ekonomi inklusif dan pemberdayaan UMKM sampai kepada merekomendasikan kebijakan-kebijakan yang tepat terkait ekonomi dan UMKM.***
Artikel Terkait
IA ITB Agendakan Rakernas di Bangka Belitung Akhir Tahun Ini
Pengurus Daerah Jabar Siap Sukseskan Rakernas IA ITB 2022
Giliran Pengda Jakarta Dukung Rakernas IA ITB 2022 dengan Bahasan Ekonomi Hijau
Top 5 Hits 7 Oktober 2022, Dukungan Rakernas IA ITB Terus Mengalir
Road to Rakernas 2022: IA ITB Jabar Kupas Masalah Olahraga dan Kepemudaan, Ternyata Ini Alasannya!
Ikatan Alumni ITB Jawa Barat Gelar Webinar Youth, Sport and Netizen, Awali Road to Rakernas IA ITB di Babel
Isu Pemuda dan Olahraga, UMKM, Waste Management serta Green Energy Gelorakan Rakernas IA ITB 2022