KABAR ALAM - Pemerintah Kota Bogor menetapkan perpanjangan status tanggap darurat banjir dan longsor hingga 31 Desember 2022.
Penetapan tanggap darurat ntuk mengantisipasi potensi bahaya hidrometeorologi basah di musim hujan tersebut melalui Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 360/Kep.290-BPBD/2022.
Untuk penanganan darurat tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 250 juta.
Di samping itu, BNPB mendorong bantuan logistik kebutuhan dasar senilai Rp100 juta. Bantuan ini diberikan kepada Wali Kota Bogor untuk penanganan banjir dan longsor di wilayahnya.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Berdasarkan prakiraan cuaca hingga Sabtu, 15 Oktober 2022, sebagian besar wilayah Kota Bogor masih berpeluang hujan dengan intensitas sedang. Warga diimbau untuk mengantisipasi dampak bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir dan longsor.
Baca Juga: IA ITB dan Lemhanas RI Teken Perjanjian Kerja Sama
Berbagai langkah kesiapsiagaan dapat dilakukan, baik warga maupun komunitas, seperti mewaspadai hujan lebat dengan durasi lama, masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai atau dataran rendah segera dapat melakukan evakuasi sementara ke tempat yang lebih aman sebelum banjir terjadi. Warga dapat melakukan evakuasi dini untuk keselamatan diri dan keluarga.
Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto memberikan arahan kesiapsiagaan untuk menghadapi bahaya hidrometeorologi dampak cuaca ekstrem.
Pemerintah daerah diminta untuk segera melakukan apel kesiapsiagaan untuk mengecek kesiapan alat, perangkat, dan personel dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Ini Tiga Titik Pembangunan Perlintasan Satwa Liar yang Dilakukan PT Hutama Karya di Tol Sibanceh
Berikutnya, apabila diperlukan daerah diminta untuk menerbitkan status tanggap darurat untuk mempermudah koordinasi dan pemberian bantuan apabila terjadi bencana.
Kepala BNPB meminta warga yang berada di lereng bukit agar secara rutin mengecek kondisi tanah di sekitarnya. Selain itu masyarakat diimbau untuk mendapatkan informasi prakiraan cuaca dan penanggulangan bencana melalui instansi terkait seperti BMKG, BNPB, BPBD, TNI, Polri, Basarnas dan lintas instansi terkait lainnya.***
Artikel Terkait
#PrayForBogor: Tinjau Longsor Gunung Geulis, Plt Bupati Bogor Berduka Atas Korban Hanyut di Cisarua
#PrayForBogor: Temui Keluarga Mahasiswa IPB Terseret Arus Air, Bima Arya: Yang Sabar Ya, Bu...
#PrayForBogor: Sejak Jumat Pagi, Pencarian Tiga Korban Tertimbun Longsor Gang Barjo Dilanjutkan
#PrayForBogor: Takziah ke Rumah Keluarga Mahasiswa IPB yang Hanyut, Ridwan Kamil Teringat Eril
#PrayForBogor: Melayat ke Rumah Korban Terseret Arus Curug Kembar, Ridwan Kamil Peringatkan Cuaca Ekstrem