Dalam acara tersebut hadir juga Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung Gembong Primadjaya. Gembong menekankan pentingnya kolaborasi untuk terus diperjuangkan dan dilaksanakan bersama. Saat ini Ganesha Startup Club IA-ITB sedang mempersiapkan ASEAN Ganesha Startup Challenge yang akan dilaksanakan pada Februari-Maret 2023.
Kegiatan ini merupakan kompetisi startup tingkat ASEAN pertama yang dilaksanakan oleh komunitas startup Indonesia.
Baca Juga: Terungkap, Daun Nanas Bisa Dijadikan Bahan Tekstil Ramah Lingkungan Bernilai Ekonomi Tinggi!
“Tadi Pak Presiden sudah sampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun yang berat, sedangkan tahun depan merupakan tahun yang gelap. Kita perlu bersama-sama tidak hanya masyarakat Indonesia, namun juga bersama masyarakat internasional, terutama dengan negara tetangga, menjadi contoh gotong-royong di dunia internasional terutama dalam upaya pemulihan pasca pandemic,” ungkap Gembong.
Ganesha Startup Club (GSC) merupakan salah satu komisariat di dalam Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB), menghimpun para founder startup dan berbagai pihak terkait guna meningkatkan kemampuan Startup Indonesia dan membuat environment startup yang lebih baik di Indonesia.
Tim GSC IA ITB yang diketuai Luky Shofiul Azmi hadir sebagai salah satu kolaborator Investor Daily Summit 2022.
Baca Juga: Dansektor 22 Berganti, Program Citarum Harum Dijamin Jalan Terus
"Semua anggota GSC sangat aktif dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Walaupun anggota GSC saat ini hanya terdiri dari para alumni ITB, namun GSC berperan aktif dalam upaya kolaboratif antar komponen masyarakat, terutama yang terkait dengan dunia startup," ujar Luky.
Selanjutnya Luky mengatakan bahwa kolaborasi perlu terus diupayakan dan dilaksanakan bersama.
“Saat ini Ganesha Startup Club sedang mempersiapkan ASEAN Ganesha Startup Challenge yang akan dilaksanakan pada Februari-Maret 2023. Kegiatan ini merupakan kompetisi startup tingkat ASEAN pertama yang dilaksanakan oleh komunitas startup Indonesia,”ujar Luky.
Baca Juga: KLHK dan Komisi IV DPR RI Bahas Penyelesaian Usaha Tanpa Izin di Kawasan TN Bunaken
“Pemerintah telah bekerja sangat baik dengan menekan inflasi di angka 5,9 persen dengan perubahan suku bunga di 75 basis poin. Hal ini membuat ekosistem startup di Indonesia juga dapat berjalan dengan baik dan optimal. Saatnya startup Indonesia masuk ke dunia global dimulai dengan pasar ASEAN," tambah Luky.
Pasar ASEAN memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan pasar dalam negeri, sehingga tidak sulit bagi para founder untuk mengembangkan startup nya di pasar ASEAN.
Artikel Terkait
Didukung IA ITB, Apa Itu PLN Elevation Watts Up!?
IA ITB Jalin Kerja Sama dengan Garuda Indonesia, Begini Kesepahamannya!
IA ITB Agendakan Rakernas di Bangka Belitung Akhir Tahun Ini
Pengurus Daerah Jabar Siap Sukseskan Rakernas IA ITB 2022
IA ITB dan Dubes Indonesia untuk Singapura Bahas Program Pengembangan Wilayah 3T
Giliran Pengda Jakarta Dukung Rakernas IA ITB 2022 dengan Bahasan Ekonomi Hijau
Road to Rakernas 2022: IA ITB Jabar Kupas Masalah Olahraga dan Kepemudaan, Ternyata Ini Alasannya!
Ini Persyaratan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan IA ITB