KABAR ALAM - Sejumlah titik yang sempat tergenang banjir Jakarta dilaporkan mulai surut pada Jumat, 7 Oktober 2022.
Salah satunya adalah genangan setinggi 20-170 cm yang sempat melanda wilayah RT 03 dan 09, RW 03, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Lurah Cilandak Timur, Bayu Pasca Sungkono mengatakan, genangan di dua RT ini terjadi akibat luapan Kali Krukut saat diguyur hujan pada Kamis, 6 Oktober 2022, pukul 14.00 kemarin. Pada pukul 18.30, genangan berangsur-angsur surut seiring dengan berhentinya hujan.
Baca Juga: Mengenal Buah Merah dan Manfaatnya, Termasuk untuk Peningkat Stamina
"Awalnya genangan diprediksi surut total pukul 22.30, tapi ternyata lebih cepat. Pukul 21.00, genangan di dua RT ini sudah surut total," ujarnya seperti dikutip KABARALAM.com dari laman beritajakarta.id, Jumat, 7 Oktober 2022.
Menurut Bayu, surutnya genangan di kawasan ini karena kondisi debit air di Kali Krukut tidak lagi meluap. Awalnya, genangan mulai surut di Jalan Kenanga Terusan, kemudian menyusul di permukiman warga.
"Malam itu juga warga membersihkan rumah. PPSU juga mengangkut lumpur dan sampah di jalan. Jadi, saat ini sudah tidak ada lagi warga yang mengungsi," tandasnya.
Baca Juga: Giliran Pengda Jakarta Dukung Rakernas IA ITB 2022 dengan Bahasan Ekonomi Hijau
Sementara itu, petugas gabungan terus melakukan penanganan genangan di RT 01/05, Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 7 Oktober 2022. Hingga pukul 10.45 WIB, genangan di wilayah itu tinggal menyisakan 5 cm dari yang sebelumnya setinggi 50 cm.
Plt Camat Kebon Jeruk, Joko Suparno mengatakan, di Kecamatan Kebon Jeruk, hanya menyisakan wilayah Jalan Gang Haji Marzuki di RT 10/05 Kelurahan Kedoya Selatan, dengan ketinggian genangan lima sentimeter.
“Genangan mulai terjadi pada Kamis (6/10) mulai pukul 18.30 setinggi 50 sentimeter akibat luapan Kali Angke Hulu,” ujar Joko.
Baca Juga: IA ITB dan Dubes Indonesia untuk Singapura Bahas Program Pengembangan Wilayah 3T
Selain akibat luapan Kali Angke Hulu, tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan tersebut pada Kamis, 6 Oktober 2022 menjadi penyebab lain genangan.
“Antrean air masih terjadi. Jika debit air Kali Angke Hulu normal, otomatis air akan surut dengan sendirinya,” kata Joko.
Artikel Terkait
Cegah Banjir, Padat Karya di Pasirkaliki Fokus Bersihkan Sampah di Saluran Air
Diklaim Berbasis Alam, Anies Baswedan Resmikan Tiga Ruang Limpah Sungai untuk Pengendalian Banjir
Untuk Pengendalian Banjir, Ini Detail 3 Ruang Limpah Sungai yang Dibangun Pemprov DKI Jakarta
Kuras Banjir Jakarta, BPBD Kerahkan 820 Pompa Air
Banjir Jakarta, Tiga Siswa MTsN 19 Pondok Labu Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas Bangunan