KABAR ALAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen melakukan penghijauan untuk menghadirkan kualitas udara yang baik dan sehat.
Pemkot Bandung menjalankan upaya ini dengan cara menanam ribuan pohon dan memperluas ruang terbuka hijau (RTH).
Karena itu, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menginstruksikan kepada seluruh apparat kewilayahan untuk mulai kembali menggalakan gerakan menanam pohon.
Baca Juga: Disporapar Kuningan Kenalkan Destinasi Kulineran Baru, Saung Ma Nioh dengan Menu Best Seller Tongseng Kambing
“Kita sudah menggelorakan kepada kewilayahan supaya gerakan penanaman pohon kembali digalakkan,” katanya di laman resmi Pemkot Bandung.
Kota Bandung sendiri memiliki 756 taman kota dengan total luas hingga 2.170.134,11 meter persegi. Hal ini dikonfirmasi melalui Buku Bandung Dalam Angka Tahun 2022 yang diterbitkan oleg Badan Pusat Statistika (BPS) Kota Bandung.
Beberapa ruang terbuka hijau pun telah ditambahkan, seperti di Ciko Area 1-5, Wetland Park, Seke Babakan Citereup, dan berbagai Kolam Retensi serta ruang public lainnya.
Baca Juga: Warhope, Warung Kopi Biasa Aja Baru Dibuka di Kuningan Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI
“Nanti Asda I memonitor program penghijauan kota bersama DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman).” Tutur Ema Sumarna. Dirinya melanjutkan, “Konsistensi dalam penyelenggaraan penghijauan. Kita juga akan melakukan penghijauan di Jalan Braga,” katanya.
Sebelumnya, berbagai laporan menyebutkan bahwa kondisi dan kualitas udara di berbagai kota besar di Indonesia mengalami pencemaran dan dilabel tidak sehat. Oleh karena itu, Ema Sumarna mengajak seluruh masyarakat supaya bersama-sama mengurangi aktivitas yang dapat menimbulkan polusi.
Hal ini dilakukan untuk menghindari polusi dan menjaga udara Kota Bandung tetap berkualitas baik. “Sedikit demi sedikit dengan anggaran yang terbatas, kita lakukan penghijauan kota untuk kualitas udara dan Pembangunan Kota Bandung yang lebih baik,” tutupnya. (sadrina/magang)***