Selain pengangkutan sampah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami terus mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Upaya pemerintah tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Terpopuler 22 Oktober 2025, Price List Paket Berkemah di Tangkal Pinus Lembang Paling Banyak Dicari
Saat ini, DLH Kabupaten Bekasi tengah memfokuskan upaya pada pengendalian banjir dan pengelolaan sampah berbasis kawasan. Program tersebut menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah, masyarakat, maupun pihak swasta, untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas banjir.
Adi menambahkan, kegiatan di Pintu Air Sumpung merupakan wujud nyata komitmen DLH Kabupaten Bekasi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam pengendalian banjir.
“Kami tidak hanya membersihkan sungai, tapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif agar pengelolaan lingkungan bisa berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.
Baca Juga: Bocil pun Bisa Trekking di Lembah Cilengkrang Kuningan
Pihaknya berharap, melalui kegiatan rutin seperti ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga sungai terus meningkat. Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan tangguh menghadapi musim hujan.***