berita

Di Hadapan 1.693 Peserta Latsar CPNS 2025, Menhut Kisahkan Beras Bercampur Batu di Masa Lalu

Senin, 13 Oktober 2025 | 18:35 WIB
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni membuka secara resmi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Kementerian Kehutanan Tahun 2025 di Jakarta, Senin , 13 Oktober 2025 (kehutanan.go.id)

KABAR ALAM - Sebanyak 1.693 orang mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Kementerian Kehutanan Tahun 2025 di Jakarta mulai Senin, 13 Oktober 2025.

Latsar CPNS 2025 dibuka secara resmi oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni pada Senin, 13 Oktober 2025.

Kegiatan Latsar CPNS 2025 menjadi langkah awal pembentukan karakter aparatur muda yang profesional, berintegritas, dan berkomitmen tinggi terhadap pelestarian hutan Indonesia.

Baca Juga: Curug Cilengkrang, Pesona Air Terjun Terindah di Kuningan

Raja Juli Antoni menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah lulus seleksi dan resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Kehutanan.

"Banyak yang mendaftar dan ingin menjadi bagian dari kementerian ini, tetapi karena keterbatasan formasi, hanya yang terbaiklah yang terpilih. Maka bersyukurlah, dan cara terbaik untuk bersyukur adalah dengan bekerja serius, penuh motivasi, dedikasi, dan komitmen," ujar Menhut.

Ia kemudian masa kecilnya sebagai anak dari keluarga ASN, menggambarkan perubahan besar dalam kesejahteraan aparatur negara dari masa ke masa.

Baca Juga: Jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Mulai Tutup, Warganet: Wisata ke Cibeureum Buka?

"Ayah saya dulu guru honorer, lalu diangkat menjadi PNS. Kami menerima jatah beras setiap bulan, kadang bercampur batu dan harus ditampi lagi. Tapi dari situlah saya belajar arti syukur dan kerja keras," kenangnya.

“Sekarang, negara jauh lebih serius memperbaiki kesejahteraan ASN. Dari beras jatah menjadi gaji yang layak dan kompetitif. Karena itu, jangan sia-siakan kesempatan yang banyak orang dambakan ini," tambahnya.

Menhut menolak pandangan yang menyebut generasi muda sebagai generasi pemalas. Dimana secara porsi memang ASN Tahun 2025 sebagian besar merupakan Generasi Millenial dan Z.

Baca Juga: Terpopuler 12 Oktober 2025, Penutupan Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Mulai Hari Ini Paling Banyak Dicari

“Saya menolak ujaran bahwa Gen Z pemalas. Saya percaya generasi milenial dan Gen Z jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Mereka lebih cepat belajar, adaptif, dan mampu membawa perubahan,” tegasnya.

Sistem Mertit ASN

Halaman:

Tags

Terkini