KABAR ALAM - Lewat tengah malam ini sudah memasuki hari Senin, 13 Oktober 2025. Itu artinya, seluruh jalur pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) resmi ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Penutupan jalur pendakian disampaikan melalui Surat Edaran Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Nomor 374 Tahun 2025 yang ditandangani Ketua BBTNGPP, Ir. Arief Mahmud, M.Si. tertangggal 10 Oktober 2025.
Dalam unggahan di akun Instagram-nya, Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangarango menyebutkan, penutupan jalur pendakian dilakukan dalam rangka perbaikan tata kelola pendakian untuk mewujudkan Zero Waste Wisata Pendakian Gunung.
Baca Juga: Nantikan, Sedekah Bumi di Desa Wisata Cibuntu Kuningan Segera Digelar Tiga Hari Beruntun
Disebutkan, langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen Balai Besar TNGGP dalam menciptakan sistem pendakian yang tertib, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Selama penutupan berlangsung, Balai Besar TNGGP akan memelopori aksi bersih sampah, evaluasi, serta perbaikan tata kelola pendakian agar ke depan wisata pendakian semakin berkualitas dan berdampak positif bagi alam maupun pengunjung.
"Kami mengajak seluruh #SobatGepang untuk mendukung upaya ini dengan kesadaran dan kepedulian menjaga kebersihan gunung — karena gunung yang bersih adalah cerminan pendaki yang bijak," tulis Balai Besar TNGGP.***