berita

Ini Solusi Jangka Pendek Banjir Karawang, Gubernur Jabar: Moal Anggeus ku Sembako

Rabu, 5 Maret 2025 | 05:12 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (jabarprov.go.id)

KABAR ALAM - Sejumlah wilayah di Jawa Barat diterjang banjir di awal pekan ini. Salah satunya Desa Karangligar, Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang.

Banjir yang merendam permukiman warga Desa Karangligar, Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, disebabkan luapan Sungai Cibeet dan Sungai Cijurey saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Untuk penanganan banjir di Kabupaten Karawang tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemprov) berencana membangun rumah panggung.

Baca Juga: Kisah Persahabatan Mendiang Pendaki Lilie dan Elsa yang Meninggal Dunia Bersamaan saat Mendaki Puncak Cartensz

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyebutkan, rumah panggung akan dibangun dengan tinggi 2,5 meter agar tetap aman saat banjir datang.

"Solusi untuk warga Karangligar adalah pembangunan seribu rumah panggung yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Jabar)," ujar Dedi melalui akun Instagram pribadinya, @dedymulyadi71.

Ia menjelaskan, desain rumah panggung ini memungkinkan warga tetap dapat beraktivitas meskipun banjir melanda.

Baca Juga: 4 Daya Tarik Utama yang Bikin Pulau Payung Kepulaun Seribu Layak Disambangi Wisatawan

"Rumah-rumah ini akan dibuat dengan kolong setinggi 2,5 meter. Jadi, jika banjir datang, warga tidak perlu repot. Cukup turun dan menggunakan perahu untuk akses ke jalan," katanya.

Penanganan Jangka Panjang Banjir Karawang

Selain solusi jangka pendek berupa rumah panggung, Dedi menegaskan, perlunya langkah strategis jangka panjang untuk mengatasi banjir secara menyeluruh.

Ia mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar segera merealisasikan pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey guna mengendalikan debit air sungai yang kerap meluap.

Baca Juga: Alih Fungsi Lahan Picu Bencana Bogor, Gubernur Jabar Minta Audit Lingkungan

"Banjir di Karangligar ini sumbernya dari Sungai Cibeet dan Cijurey. Oleh karena itu, bendungan harus segera dibangun agar bisa mengatasi masalah ini secara permanen," tutur Dedi.

Halaman:

Tags

Terkini