KABAR ALAM - Nama programnya "Kang Empos". Program yang merupakan kependekan dari Karung, Ember dan Pengomposan ini kemungkinan besar bakal gencar disosialisasikan Pemkot Bandung pada momen Hari Peduli Sampah Nasional 2024 (HPSN 2024).
Bersama maggotisasi melalui Rumah Maggot Kelurahan, Kang Empos akan menjadi program sentral andalan Pemkot Bandung pada Hari Peduli Sampah Nasional 2024 (HPSN 2024).
Sebenarnya, program ini sudah digencarkan jauh sebelum Hari Peduli Sampah Nasional 2024 (HPSN 2024) datang. Saat ini, Kang Empos masih menjadi metode andalan untuk pengelolaan sampah di Kota Bandung.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 20 Februari 2024, Yogyakarta pun Dilanda Hujan Petir di Siang Hari
Salah satu contoh pelaksanaan program Kang Empos dalam penanganan sampah tersebut dilakukan warga Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal.
Dengan jumlah warga sekitar 12.200 jiwa atau 3.612 Kepala Keluarga, Kelurahan Samoja menjadikan Kang Empos garda terdepan pengelolaan sampah.
"Kang Empos simpel, efektif, efisien dan murah pelaksanaannya. Tidak memerlukan biaya besar," begitu alasan yang diungkapkan Lurah Samoja, Murni Hidayah Nasution, pada Podcast Bersama Humas Bandung, di Kantor Kelurahan Samoja, Senin 19 Februari 2024.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Bandung Selasa 20 Februari 2024, BMKG Sebut Hujan Petir Selepas Siang
Diungkapkan, metode Kang Empos sudah lama diterapkan di wilayahnya. Tidak serta-merta memang, tapi 11 RW di seluruh wilayah Samoja kini telah melaksanakan Kang Empos.
"Sebelumnya kami sudah sosialisasi, sebelum digaungkan oleh dinas. Kami perlahan menyosialisasikan ini ke tiap RW, LPM dan LKK. Kita lakukan mandiri dan bertahap," ujar Murni.
Dalam sosialisasi, Murni memberikan tutorial dengan praktek langsung maupun di tempat sosialisasi.
"Caranya sesuai dengan tutorial, kami juga prioritaskan bagi kader Posyandu. Ada pelatihannya, kita langsung turun ke lapangan," tuturnya.
Kini, di Kelurahan Samoja mendapatkan Kang Empos sebanyak 916 buah dibagikan kepada tiap Kepala Keluarga (KK).