HPSN 2024: Ini Alasan Kelurahan Samoja Kota Bandung Andalkan 'Kang Empos' Dalam Penanganan Sampah

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Selasa, 20 Februari 2024 | 06:00 WIB
Lurah Samoja, Murni Hidayah Nasution, pada Podcast Bersama Humas Bandung, di Kantor Kelurahan Samoja, Senin 19 Februari 2024 (bandung.go.id)
Lurah Samoja, Murni Hidayah Nasution, pada Podcast Bersama Humas Bandung, di Kantor Kelurahan Samoja, Senin 19 Februari 2024 (bandung.go.id)

"Bantuan itu kalau di Kelurahan Samoja 20 persen dari jumlah KK, jadi kita diberikan sebanyak 916 KK untuk Kang Empos," ujarnya.

Baca Juga: Bukan Semata Makan Duren Sepuasnya, Peserta Festival Durian 2024 juga Bisa Nikmati 7 Daya Tarik di Desa Wisata Cibuntu Kuningan Ini

Selain Kang Empos, di wilayah tersebut pun sudah menerapkan Loseda (Lodong Sesa Dapur) hingga Rumah Maggot.

"Kita ada sistem tabung atau drum, Loseda, Kang Empos dan Rumah Maggot. Ini lagi proses baby maggot-nya. Alhamdulillah dengan adanya Rumah Maggot juga bisa mengurangi sampah," ungkapnya.

Berdasarkan data 9 Februari, Murni menyebut, 11 RW sudah melakukan pemilahan. Terdapat 616 KK yang sudah memilah. Jumlah sampah yang terpilah itu 492,1 kg (organik), 194,25 kg (anorganik) dan 86, 53 kg (residu).

Baca Juga: Dari Sanjungan Hingga Masukan Datang, Arunika Eatery Kuningan 'Ruameee Pol'

Ia berpesan kepada masyarakat untuk mengelola sampah yaitu butuh kesadaran untuk meningkatkan kebersihan, agar kenyamanan semakin baik.

"Buanglah sampah pada tempatnya, ditambah dengan secara terpilah. Ini saya gaungkan terus agar warga Bandung bebas sampah dan bisa hidup nyaman," katanya.*** 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X