KABAR ALAM - Bupati Demak, Eisti’anah mengatakan, penanganan banjir Demak, tepatnya di Kecamatan Karanganyar, masih terus diupayakan.
Salah satu langkah yang dilakukan untuk penanganan banjir Demak adalah pengerahan pompa dari Kementerian PUPR untuk menyedot banjir, terutama yang merendam jalan perumahan.
Dalam penanganan banjir Demak, sejumlah daerah tetangga juga memberikan bantuan kepada korban, terutama pengungsi.
Salah satunya dari Pemerintah Kabupaten Kudus yang menerjunkan tim untuk membantu korban bencana banjir di Kecamatan Karanganyar.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus Hasan Chabibie meninjau pengungsi yang tengah mendapatkan perawatan di tenda yang disediakan BPBD Kudus di atas Jembatan Tanggulangin, Kecamatan Karanganyar, Kamis, 8 Februari 2024 malam.
“Meskipun secara wilayah ini masuk di Demak, tapi kami sebagai tetangga merasa perlu untuk membantu, karena ini adalah bencana yang memantik rasa kemanusiaan kita,” jelasnya seperti dikutip KABARALAM.com dari laman jatengprov.go.id.
Baca Juga: Update Banjir Demak: 10 Tanggul Jebol Rendam 30 Desa di 7 Kecamatan, Waspada Cuaca Ekstrem Berlanjut
Menurut Hasan, terdapat dua tenda berukuran besar yang didirikan, yakni di kawasan Jembatan Tanggulangin dan Terminal Jati Kudus.
Selain itu, seluruh peralatan evakuasi, seperti kendaraan rescue, perahu mesin, dan peralatan lainnya, juga dikerahkan.
Ringankan beban pengungsi banjir Demak
“Sudah disiapkan dua tenda, yang di Jembatan Tanggulangin ini untuk evakuasi sekaligus penanganan pertama untuk korban yang sudah bisa dibawa ke sini. Untuk yang di Terminal Jati, nantinya untuk tempat pengungsian,” ujarnya.
Hasan juga mengupayakan agar bantuan seperti pakaian, makanan dan minuman, selimut, obat-obatan, serta bantuan lainnya yang dibutuhkan pengungsi, dapat segera disalurkan. Sehingga, dapat meringankan beban para pengungsi.