KABAR ALAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem selama puncak musim hujan pada Januari-Februari ini.
Salah satu langkah yang telah dilakukan BMKG dalam mengantisipasi potensi cuaca ekstrem selama puncak musim hujan ini adalah dengan menempatkan 1 unit Mobile Weather Radar di Stasiun Meteorologi Kertajati sejak tanggal 31 Januari 2024.
Dikutip dari keterangan tertulis di laman resmi BMKG, 8 Februari 2024, penempatan Mobile Weather Radar di Stasiun Meteorologi Kertajati adalah untuk memantau perkembangan cuaca terkini, termasuk cuaca ekstrem, di sekitar wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Disebutkan, resolusi spasial data radar cuaca yang dihasilkan dari mobil radar tersebut mencapai 250 meter dengan resolusi temporal data sekitar 05-10 menit.
Sedangkan cakupan areanya hingga 120 km yang meliputi wilayah Bandung, Subang, Cirebon, Sumedang, Tasikmalaya, Banjar, Tegal, Indramayu, Kuningan dan Purwakarta.
Mobile Radar BMKG ini dapat dimanfaatkan untuk memberikan Aerodrome Warning bagi pesawat yang akan take off dan landing di Bandara Kertajati.
Baca Juga: BMKG: Hujan Dini Hari Hingga Pagi Landa Jakarta, Siangnya Berawan
Selain itu, produk Citra Radar yang dihasilkan dapat digunakan untuk meningkatkan layanan informasi peringatan dini cuaca ekstrem, khususnya di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Potensi cuaca ekstrem
Diberitakan sebelumnya, mendeteksi cuaca ekstrem pada periode puncak musim hujan bulan Januari-Februari ini.
Dalam siaran persnya, 8 Februari 2024, BMKG menyebutkan, berdasarkan analisis data iklim yang dimilikinya, sekitar lebih dari 55% wilayah Zona Musim Indonesia diprediksikan memasuki puncak musim hujan pada periode bulan Januari-Februari 2024.
Baca Juga: BMKG Prakirakan Hujan Petir Landa Ciamis pada Minggu, 11 Februari 2024 Siang
Selain puncak musim hujan, BMKG juga mengungkapkan, kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan masih dapat memicu potensi cuaca signifikan di beberapa wilayah.
Artikel Terkait
BMKG: 29 Wilayah Ini Wajib Waspada, Cuaca Ekstrem Awal Januari Hingga Pekan Depan!
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jabodetabek dari BMKG: 8 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat di Siang Hari, 7 Lainnya Malam Hari
Penting! Ini 3 Imbauan BMKG Mengantisipasi Potensi Cuaca Ekstrem yang Bisa Timbulkan Bencana Sepekan ke Depan
Mahasiswa Universitas Indonesia Gelar Aksi Penanaman Pohon di Desa Cibedug yang Alami Kekeringan Ekstrem, BBTNGGP: Pastikan Pohonnya Tumbuh!
BMKG Deteksi Potensi Cuaca Ekstrem di Puncak Musim Hujan, 26 Wilayah Ini Diminta Waspadai Hujan Intensitas Sedang-Lebat 9-14 Februari 2024