KABAR ALAM - Gerhana Matahari Hibrida bakal terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia pada Kamis, 20 April 2023, bertepatan dengan 29 Ramadan 1444 H.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI, Gerhana Matahari Hibrida pertama kali bisa diamati di Jawa Barat pada pukul 09.26 WIB dan terakhir di Papua pukul 15.30 WIT.
Soal pengamatan, Peneliti Ahli Madya di Pusat Riset Antariksa BRIN, Johan Muhammad menambahkan, Gerhana Matahari Hibrida bisa diamati dari Lampung dan Jakarta pada pukul 09.31 WIB.
Baca Juga: Rekomendasi Liburan Hari Raya Idul Fitri: Batukaras, Pantai di Pangandaran dengan Sejuta Pesona
Disebutkannya, uncak gerhana sebagian pada pukul 10.44 WIB, dan akhir gerhana sebagian adalah pada pukul 12.02 WIB.
Johan menyampaikan, dalam mengamati Gerhana Matahari disarankan untuk tidak melihat matahari secara langsung tanpa menggunakan filter khusus.
"Alat yang dapat digunakan untuk mengamati gerhana Matahari adalah teleskop yang dilengkapi filter Matahari, kacamata khusus gerhana Matahari, kamera DSLR lensa telephoto yang dilengkapi filter Matahari dan kamera pinhole (lubang jarum)," katanya seperti dikutip dari laman resmi BRIN.
Baca Juga: Punya Julukan Mentereng, Pantai Karapyak Pangandaran Layak Dicoba di Libur Hari Raya Idul Fitri
Gerhana Matahari Hibrida adalah gerhana Matahari yang tampak dari sebagian wilayah Bumi sebagai gerhana Matahari total, tetapi di sebagian wilayah lain tampak sebagai gerhana Matahari cincin.
Terjadinya gerhana Matahari hibrida disebabkan oleh berubahnya jarak antara permukaan Bumi yang melengkung dengan Bulan sebagai objek yang menghalangi Matahari saat gerhana Matahari.
Gerhana matahari hibrida yang akan terjadi pada 20 April 2023 nanti akan berlangsung selama 3 jam 5 menit mulai dari durasi kontak awal hingga akhir jika diamati dari Biak, dengan durasi fase tertutup total 58 detik.
Sementara itu jika diamati dari Jakarta, durasi dari kontak awal hingga akhir adalah 2 jam 37 menit. Namun jika diamati dari Jakarta, persentase tertutupnya matahari hanya sebesar 39%.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung fase-fase gerhana matahari hibrida bisa melalui link live streaming di laman https://gerhana.bmkg.go.id/livestream.***
Artikel Terkait
Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Khusuf, Ini Tata Cara Pelaksanaannya
Mau Amati Langsung Gerhana Bulan Total Nanti Malam, Klik Link Streaming dari Biak dan Pasuruan Ini!
Gerhana Bulan Total di Medan Terhalang Awan Tebal
Fenomena Langka Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023 Jadi Momen Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu
BRIN Sebut Fenomena Langka, Ini Link Live Streaming Gerhana Matahari Hibrida Kamis, 20 April 2023