Ridwan Djamaluddin Sebut Pemprov Babel Akan Segera Tangani Pendangkalan Alur Muara Sungai Jelitik

photo author
Mia Nurmiarani, Kabar Alam
- Senin, 6 Maret 2023 | 17:01 WIB
Pemprov Babel Ambil Langkah Tangani Pendangkalan Alur Muara Sungai Jelitik (Dok. babelprov.go.id)
Pemprov Babel Ambil Langkah Tangani Pendangkalan Alur Muara Sungai Jelitik (Dok. babelprov.go.id)


KABAR ALAM - Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), meninjau langsung kondisi pendangkalan alur muara Sungai Jelitik Sungailiat pada Sabtu (4/3/2023).

Meliihat kondisi tersebut, Ridwan Djamaluddin menegaskan, pendangkalan muara sungai Jelitik Sungailiat merupakan hal yang sangat darurat. Peninjauan langsung ini sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kep. Babel mencari  solusi mengenai arah kebijakan yang akan dilakukan pemerintah.

Menurut Pj. Gubernur Ridwan Djamaluddin, pemerintah provinsi akan segera melakukan penanganan awal dengan pengerukan dalam jangka panjang dan jangka pendek, sehingga nelayan bisa kembali lancar keluar masuk muara tersebut.

“Dalam peninjauan ini kita sepakat untuk membuka alur, agar nelayan mudah keluar masuk. Ini akan kita usahakan secepatnya,” ucapnya.

Baca Juga: Angka Inflasi Bangka Belitung Terendah, Mendagri Ingin Tahu Resep dan Apresiasi PJ Gubernur Ridwan Djamaluddin

Ridwan ingin persoalan pendangkalan muara sungai ini secepatnya ditangani, setelah itu baru pembahasan hal terkait lainnya. Sebagi salah satu upaya Pemprov. Kep. Babel yang akan dilakukan adalah membuka alur muara sungai dengan meminjam alat berat perusahaan.

Pemerintah juga terbuka untuk bekerja sama dengan Pemprov. Kep. Babel dalam menuntaskan permasalahan ini.

Pemprov Babel Ambil Langkah Tangani Pendangkalan Alur Muara Sungai Jelitik
Pemprov Babel Ambil Langkah Tangani Pendangkalan Alur Muara Sungai Jelitik (Dok. babelprov.go.id)

Masyarakat sekitar muara sungai yaitu An seorang nelayan menyampaikan keluh kesahnya kepada pemerintah terkait kondisi tersebut. Saat ini masyarakat sekitar sungai Jelitik Sungailiat sangat berharap penanganan dapat dilakukan segera, sebab hal ini berimbas langsung terhadap terganggunya aktivitas para nelayan.

“Saya tidak bisa kerja melaut karena tidak bisa keluar masuk muara dan kami meminta yang terbaik, asal alur muara bisa terbuka dan dilewati dan aktivitas nelayan dapat berjalan dengan baik. Kami sudah satu minggu tidak bisa melaut, akibat hal ini kami kehilangan mata pencaharian," ujar An.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X