KABAR ALAM - Acara puncak HPSN, selain dilakukan penyerahan piagam penghargaan Proper Emas dari KLHK, pada kesempatan yang sama juga telah dilakukan launching Rumah Edukasi Maggot dan Nyetor Sampah "Nyepah" yang diresmikan secara langsung oleh Kepala Dinas LHK Prov Jabar Dr. Ir. Prima Mayaningtyas, M.Si. dan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jabar Dr. Dewi Sartika.
Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan acara puncak Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diselenggarakan di Gedung Sate, Kamis 23 Februari 2023.
Dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. Prima Mayaningtyas, M.Si. dan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Dr. Dewi Sartika, mewakili Gubernur Jabar Ridwan Kamil, acara ini juga dihadiri oleh 7 industri yang menerima penghargaan Proper Emas serta 33 industri yang menerima penghargaan Proper hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Baca Juga: HPSN 2023: DLH Kota Bandung Gelar Kang Pisman Award yang Diikuti 151 Kelurahan
Dikatakan Kepala Dinas DLHK Provinsi Jawa Barat, Prima, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2023 mengusung tema Tuntas Kelola Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat, merupakan manifestasi dari salah satu prinsip pengolahan sampah berkelanjutan melalui circular economy dan upaya mitigasi menurunkan efek gas rumah kaca.
“Membangun partisipasi masyarakat melalui pilah dan olah sampah dari rumah sebagai upaya mengurangi timbulan sampah ke TPA serta membangun partisipasi publik untuk pengurangan sampah,” terang Prima dalam sambutan acara HPSN di Gedung Sate.
Acara HPSN ini ditujukan agar dapat memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah partisipasi publik dalam upaya mencapai zero emission melalui gerakan memilah sampah.
Baca Juga: HPSN 2023: DLH Jabar Tunjukkan Cara Mudah Memilah Sampah dari Rumah
“Dari Dinas Perkim bagaimana para PNS dan non-pns yang ada di Dinas Perkim itu setiap harinya membawa sampah dari rumah untuk setor di dinas segitu. Dan ini juga salah satu contoh yang baik ya jadi hilangkan gengsi mulai berbagi-bagi, ternyata juga manfaatnya banyak dan bisa bernilai,” tambah Dewi.
Dikatakan Dewi, pengelolaan sampah saat hari sampai saat ini diharapkan mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus manivestasi dari salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan.
"Mari kita perkuat kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam mengelola lingkungan sekitar dan memelihara kawasan sekitar sungai dengan terus-menerus mengkampanyekan nya. Jadi itu yang perlu digarisbawahi sekali lagi yang paling penting adalah bagaimana kita melaksanakan sebuah peringatan menjadi sebuah gerakan yang positif Bagi diri sendiri, barangkali bagi lingkungan sendiri dan tentu saja lingkungan sekitar dan juga masyarakat yang ada di Jawa Barat," tutup Dewi.***
Artikel Terkait
Jumlahnya Tak Ideal, DLH Kabupaten Cirebon Berupaya Tambah Armada Pengangkut Sampah
World Cleanup Day Diperingati Serentak di 191 Negara Besok, Kepala DLH Jabar Gelorakan #Kami13Juta
World Cleanup Day 2022 KBB Dipusatkan di Cililin, DLH: Ayo Daftarkan Diri dan Komunitasmu!
Selain HPSN, 21 Februari Ternyata Diperingati juga Sebagai Hari Desa Asri Nusantara, Cari Tahu Yuk!
Hamish Daud Hadiri HPSN 2023 di Bandung