KABAR ALAM - Banjir bandang melanda kawasan Puncak Bogor pada Minggu, 2 Maret 2025, sekitar pukul 20.30 WIB.
Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan luapan Sungai Ciliwung, merendam permukiman warga di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Cisarua.
Akibat kejadian ini, 423 jiwa terdampak, dengan 119 keluarga dari tiga RT di RW 01 Kampung Pensiunan menjadi korban. Selain itu, pohon tumbang dan aliran banjir juga merusak rumah-rumah warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor segera merespons kejadian ini dengan mencatat dampak dan memberikan informasi kepada masyarakat.
Adam Hamdani. selaku Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bogor mengatakan banjir bandang disebabkan oleh intensitas hujan deras yang tinggi.
"Mengakibatkan aliran kali Ciliwung meluap kerumah warga disekitaran aliran kali (sungai)" ujarnya.
Baca Juga: Korban Pendakian Puncak Cartensz Bukan Satu Tim dengan Fiersa Besari, Terjebak di Tebing Curam
Tagar "Pray for Puncak" pun menggema di media sosial, menunjukkan kepedulian publik terhadap para korban.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, langsung turun tangan mengunjungi lokasi kejadian dan menemui para korban di pengungsian. Ia mengatakan Kabupaten Bogor memberikan bantuan untuk para pengungsi.
"Tentu kita persiapkan untuk kebutuhan bahan pokok," ucap Bupati Rudy.
Baca Juga: Kronologi Insiden yang Dialami Fiersa Besari di Puncak Cartensz
TNI dan Polri turut membantu mempersiapkan sahur Ramadan bagi para pengungsi, menunjukkan solidaritas dalam menghadapi musibah ini.***
Artikel Terkait
Banjir dan Longsor Jateng: Korban Jiwa Terus Bertambah, Kabupaten Pekalongan Tetapkan Tanggap Darurat Bencana
Banjir Rob Lumpuhkan Jalur Pantura Demak-Semarang, Warga Terjebak Macet
Ratusan Warga Terdampak Banjir Pekalongan Masih Bertahan di Pengungsian, Hasil Cek Medis Banyak yang Gatal-Gatal
Sungai Way Tarahan Meluap, Banjir Besar Terjang Lampung Selatan,
Bandar Lampung Siaga Banjir Besar dan Longsor, BMKG Keluarkan Peringatan 'Awas'