Petani Bangka Tengah Didorong Kembangkan Tanaman Hortikultura dan Bentuk Kawasan Agrowisata

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Minggu, 11 September 2022 | 20:35 WIB
Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah (bangkatengahkab.go.id)
Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah (bangkatengahkab.go.id)

KABAR ALAM - Kelompok tani (poktan) di Kabupaten Bangka Tengah didorong untuk mengembangkan tanaman hortikultura sebagai nilai tambah dalam meningkatkan perekonomian.

Selain itu, para petani juga diminta lebih kreatif mengembangkan lahan pertaniannya dengan membentuk kawasan agrowisata.

"Di beberapa daerah sudah banyak mengembangkan kawasan agrowisata, mereka tidak hanya mengandalkan produk pertanian tetapi juga membantu pemerintah dalam mengembangkan sektor kepariwisataan," ujar Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman seperti dikutip dari Antaranews.com.

Baca Juga: Konversi Sampah Menjadi Energi dengan Gasifikasi Pelet Sampah

Bupati mengatakan, kelompok tani didorong menanam tanaman hortikultura, karena lebih cepat menghasilkan untuk menopang perekonomian.

Ia menganjurkan petani yang tergabung dalam kelompok untuk menanam tanaman jenis cabai merah, bawang merah, sayuran, dan tanaman umbi-umbian.

"Dengan menggalakkan petani menanam tanaman hortikultura, tentu sudah membantu pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi," katanya.

Baca Juga: Hadapi Krisis Iklim, Menteri Pertanian Dukung Program Modernisasi Irigasi

Ia menjelaskan budi daya tanaman hortikultura secara kelompok memiliki prospek ekonomi yang cukup baik karena pasarnya sudah jelas dan permintaan cukup tinggi.

"Namun demikian, para petani harus benar-benar tekun dan selalu mengikuti perkembangan teknologi pertanian terbaru," ujarnya.

Ia mengatakan Bangka Tengah memiliki lahan kosong yang masih luas untuk bisa dikembangkan dan digarap menjadi kawasan pertanian.

Baca Juga: Di Kota Cantik Palangka Raya, Pembuangan Sampah Ada Jadwalnya Lho!

"Masyarakat silakan bercocok tanam, kembangkan pertanian secara berkelompok untuk memudahkan pemerintah dalam menyalurkan berbagai bantuan," ujarnya.

Ia juga meminta para kalangan ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok wanita tani (KWT) juga tekun bertanam dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Healing Nyaman di Tangkal Pinus Lembang

Selasa, 14 April 2026 | 13:45 WIB
X