Menteri Siti Nurbaya mengharapkan jumlah ProKlim dapat meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Adanya penghargaan dan apresiasi ProKlim tiap tahunnya, diharapkan dapat memacu tercapainya target 20.000 ProKlim pada 2024.
Baca Juga: Update Banjir dan Tanah Longsor Majene: Status Siaga Darurat Ditetapkan Hingga 31 Desember 2022
"Mengapa harus kita tingkatkan berkali lipat lagi, karena sekarang kita telah punya Peraturan Menteri tentang Nilai Ekonomi Karbon, Peraturan Presiden juga sudah ada. Jadi ProKlim secara nyata menjadi harapan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteran, sekaligus membuktikan bahwa ekonomi dan lingkungan bisa berjalan secara harmoni," terang Menteri LHK.
Penerima penghargaan dan apresiasi ProKlim 2022 terdiri atas: penerima penghargaan trofi, sertifikat dan insentif ProKlim Lestari Tahun 2022 sebanyak 12 lokasi; penerima penghargaan trofi, sertifikat, dan insentif ProKlim Utama Tahun 2022 sebanyak 55 lokasi; penerima penghargaan sertifikat ProKlim Utama tahun 2022 sebanyak 313 lokasi; apresiasi Pembinaan ProKlim Tingkat Provinsi Tahun 2022 sebanyak 6 institusi; apresiasi Pembinaan ProKlim Tingkat Kab./Kota Tahun 2022 sebanyak 46 institusi; serta apresiasi Pendukung ProKlim Tahun 2022 sebanyak 11 perusahaan.***
Artikel Terkait
Menteri LHK: Indonesia’s FOLU Netsink 2030 untuk Aksi Iklim dan Keseimbangan Lingkungan
Menteri Negara untuk Asia, Energi, Iklim, dan Lingkungan Hidup Inggris Kagumi Aksi Iklim Indonesia
KLHK Gelar Festival Iklim 2022, Upaya Bersama dalam Mengendalikan Dampak Perubahan Iklim
Begini Arahan Menteri LHK kepada Delegasi RI untuk COP 27 Perubahan Iklim