Sempat Transit di Yogyakarta, Orangutan Sumatera dari Kalimantan Timur Dikarantina di Sibolangit

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Jumat, 26 Agustus 2022 | 18:58 WIB
Orangutan Sumatera dari Jawa Timur dikarantina di Sibolangit (ksdae.menlhk.go.id)
Orangutan Sumatera dari Jawa Timur dikarantina di Sibolangit (ksdae.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara menyambut kedatangan satu individu Orangutan Sumatera (Pongo abelii) jantan dari Yogyakarta yang mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Kamis 25 Agustus 2022.

Kedatangan orangutan berusia 10 tahun ini disambut Kepala BBKSDA Sumatera Utara, Rudianto Saragih Napitu, S.Si., M.Si., Kepala Karantina Pertanian Medan, Lenny Harahap, pejabat maskapai penerbangan Garuda, Kepala Bidang Teknis BBKSDA Sumatera Utara, Ir. Irzal Azhar, S.Hut., M.Si. dan jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik maupun media online.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Brau Kalimantan Timur BKSDA Kalimantan Timur, Dheny Mardiono, M.Sc., yang ikut mendampingi kedatangan orangutan, menyebutkan, orangutan tersebut merupakan penyerahan dari BBKSDA Jawa Timur untuk dirawat dan direhabilitasi di BKSDA Kalimantan Timur.

Baca Juga: Geliat Wisata Pantai Palangpang Sejak Ditetapkan sebagai Taman Bumi Global UNESCO

Namun setelah melalui tes DNA, ternyata diketahui bahwa orangutan tersebut jenis Orangutan Sumatera (Pongo abelii). Karena itu, orangutan itu direkomendasikan dipulangkan ke Sumatera.

Dalam proses pemulangan, orangutan sempat transit di Wildlife Rescue Centre (WRC) Yogyakarya, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Internasional Kualanamu.

Kepala BBKSDA Sumatera Utara mengatakan, penanganan orangutan tersebut telah memenuhi SOP Translokasi Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal KSDAE Nomor : SE.4/KSDAE/KKH/KSA/4/2020 tanggal 9 April 2020 tentang Panduan Teknis Pencegahan Covid-19 Pada Manusia dan Satwa Liar, serta telah memperhatikan kesehatan manusia maupun kesejahteraan satwa dalam rangka One Health serta Animal Walfare.

Baca Juga: Hadir di Indonesia International Pet Expo, Royal Canin Ungkap Riset Tentang Hewan Kesayangan

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta berpartisipasi menjaga orangutan agar hidup sejahtera di hutan dengan tidak memeliharanya, menjaga habitat orangutan dan aktif melakukan pelestarian orangutan, seperti tema peringatan Hari Orangutan Sedunia tahun ini Orangutan Hidupnya di Hutan,’ ujar Rudianto.

Tak lama di bandara, orangutan kemudian dievakuasi ke Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan Sumatera di Batu Mbelin yang dikelola Yayasan Ekosistem Lestari (YEL)-SOCP untuk dirawat dan direhabilitasi sebelum nantinya siap dilepasliarkan ke habitat alaminya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Sumber: ksdae.menlhk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X