Sudah Ditetapkan Sejak 1889, Begini Sejarah dan Perkembangan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

photo author
Tim Kabar Alam 03, Kabar Alam
- Sabtu, 29 Juli 2023 | 21:40 WIB
Gunung Gede Pangrango (Facebook/Gunung Gede Pangrango)
Gunung Gede Pangrango (Facebook/Gunung Gede Pangrango)

Kurang lebih 50 tahun kemudian, pada tahun 1975, pemerintah Indonesia juga menambahkan daerah Situgunung, lereng Selatan Gunung Gede, dan bagian timur Cimungkad sebagai taman wisata lindung.

Kemudian, UNESCO menetapkan wilayah kompleks Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sebagai Cagar Biosfer pada tahun 1977.

Sekitar akhir tahun 1970-an dan awal tahun 1980-an, nama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pun mulai digunakan untuk menyebut kawasan lindung yang saat itu terbentang seluas 15.196 hektar ini.

Baca Juga: Siapkan Payung! Ambon Berpotensi Hujan Ringan Siang Hingga Malam Besok, Minggu 30 Juli 2023

Tidak berhenti di situ, setelah nama pertama kali Taman Nasional Gunung Gede Pangrango digunakan. Wilayah dari kawasan konservasi ini pun terus bertambah. Hingga saat ini, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memiliki total wilayah konservasi seluas 24.270,80 hektar. (sadrina/magang)***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X