Selain CA Pananjung Pangandaran, Ini Sebaran Populasi Alami Banteng Jawa

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Selasa, 17 Desember 2024 | 10:57 WIB
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni melepas empat ekor Banteng Jawa (Bos javanicus javanicus) di Cagar Alam (CA) Pananjung Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu, 11 Desember 2024 (ksdae.menlhk.go.id)
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni melepas empat ekor Banteng Jawa (Bos javanicus javanicus) di Cagar Alam (CA) Pananjung Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu, 11 Desember 2024 (ksdae.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Sempat dinyatakan punah sejak tahun 2003, banteng jawa (Bos javanicus javanicus) kembali bisa ditemukan di Cagar Alam Pananjung (CA Pananjung), Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Keberadaan kembali banteng jawa di CA Pananjung Pangandaran dimulai dari pelepasliaran yang dilakukan Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni pada Rabu, 11 Desember 2024 lalu.

Dalam siaran pers Kementerian Kehutanan RI disebutkan, pelepasliaran dilakukan sebagai upaya reintroduksi banteng jawa yang secara alami pernah hidup di CA Pananjung Pangandaran.

Baca Juga: Top 5 Hits 16 Desember 2024, Bupati Pangandaran Apresiasi Reintroduksi Banteng Jawa di CA Pananjung Paling Banyak Dicari

Sepasang banteng jawa yang dilepasliarkan di CA Pananjung Pangandaran berasal dari lembaga konservasi PT Taman Safari Indonesia I Bogor sebanyak 1 individu berjenis kelamin betina, PT Taman Safari Indonesia II Prigen sebanyak 1 individu berjenis kelamin betina dan PT Taman Safari Indonesia III Gianyar Bali sebanyak 2 individu berjenis kelamin jantan.

Seluruh banteng jawa yang direintroduksi merupakan hasil program pengembangbiakan terkontrol pada Lembaga Konservasi Umum khususnya PT Taman Safari Indonesia.

Disebutkan, selain di CA Pananjung, sebaran sebaran alami banteng jawa ada beberapa taman nasional yang berada di Pulau Jawa.

Baca Juga: Sampah Tak Sampai ke TPA Sarimukti, Persib Klaim sebagai Klub Sepak Bola Pertama Terapkan Zero Waste Management di Venue Pertandingan

Populasi alami banteng jawa itu adalah di Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Meru Betiri, Taman Nasional Baluran, dan Taman Nasional Alas Purwo.

Banteng Jawa juga dapat dijumpai di beberapa Lembaga Konservasi di Indonesia terutama di Taman Safari Indonesia dan telah berhasil melakukan program pengembangbiakan.

Secara kesesuaian habitat, CA Pananjung Pangandaran sangat baik untuk tempat berkembang biak Banteng Jawa.

Baca Juga: Rangkaian Pelaksanaan SKB CPNS 2024 Kementerian PUPR di Luar Negeri

Apresiasi Bupati Pangandaran

Sebelumnya, Bupati Pengandaran, Jeje Wiradinata menyambut baik upaya reintroduksi Banteng jawa (Bos javanicus javanicus) yang dilakukan Kementerian Kehutanan bersama para pihak di Cagar Alam Pananjung (CA Pananjung).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X