KABAR ALAM - Sejak dekade 1980-an, harimau jawa (Panthera tigris sondaica) sudah dinyatakan punah. Hal itu ditandai dengan status punah IUCN Red List.
Berdasarkan informasi, penampakan terakhir harimau Jawa terkonfirmasi di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur pada 1976.
Namun, dalam sepekan terakhir, sejumlah media nasional mengangkat kemungkinan harimau jawa (Panthera tigris sondaica) masih ada yang hidup di Pulau Jawa.
Kemungkinan tersebut didasarkan pada pernyataan seorang peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wirdateti.
Ia mengaku menemukan sehelai rambut harimau Jawa di pagar pembatas antara kebun rakyat dengan jalan Desa Cipeundeuy, Sukabumi Selatan, Jawa Barat.
“Rambut tersebut ditemukan oleh Kalih Reksasewu atas laporan Ripi Yanuar Fajar yang berpapasan dengan hewan mirip Harimau Jawa yang dikabarkan telah punah, pada malam hari 19 Agustus 2019," tutur peneliti yang akrab disapa Teti tersebut di laman resmi BRIN, belum lama ini.
"Ripi adalah seorang penduduk lokal yang berdomisili di Desa Cipeundeuy, Sukabumi Selatan, Jawa Barat,” tutur Teti.
Ia membeberkan, dari serangkaian analisis DNA komprehensif yang telah dilakukan, disimpulkan sampel rambut harimau yang ditemukan di Sukabumi Selatan adalah species Panthera tigris sondaica atau Harimau Jawa.
Panthera tigris sondaica, termasuk dalam kelompok yang sama dengan spesimen harimau Jawa koleksi Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) pada 1930.
Keyakinan Teti diperkuat oleh prosedur ilmiah lainnya yang telah dilakukan. Selain menemukan rambut, dari lokasi tersebut juga ditemukan bekas cakaran mirip harimau yang semakin menguatkan Teti untuk melakukan observasi lanjutan.
Identifikasi awal Teti bersama tim adalah melakukan studi perbandingan sampel rambut harimau yang ditemukan di Sukabumi Selatan dengan spesimen Harimau Jawa koleksi MZB.
Kemudian beberapa subspesies sampel harimau lain, yaitu Harimau Bengal, Amur dan Sumatra, serta Macan Tutul Jawa yang digunakan sebagai kontrol.
Artikel Terkait
Di Tengah Ancaman Kepunahan, Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK)
Kisah Unik di Balik Penamaan Ambar Goldsmith, Satu dari 2 Harimau Sumatera yang Dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Leuser
Terkam 2 Warga Langkat, Pro Kontra Pelepasliaran 2 Harimau Sumatera di Taman Nasional Gunung Leuser Penuhi Akun Instagram KLHK
Penjelasan KLHK Soal Lokasi Pelepasliaran Harimau Sumatera yang Belakangan Salah Satunya Menerkam Warga Langkat