Julang Emas Tertangkap Kamera Sibuk Suapi Pasangannya di Pegunungan Sanggabuana, Begini Penampakannya!

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Senin, 9 Oktober 2023 | 19:56 WIB
Julang emas (Rhyticeros undulatus) teridentifikasi di Penggunungan Sanggabuana (instagram.com/@gunungsanggabuana)
Julang emas (Rhyticeros undulatus) teridentifikasi di Penggunungan Sanggabuana (instagram.com/@gunungsanggabuana)


KABAR ALAM - Sanggabuana Wildlife Ranger (SWR) mengidentifikasi tiga jenis rangkong yang hidup di hutan pengunungan Sanggabuana yang berada di wilayah Karawang dan Cianjur, Jawa Barat.

Ketiga jenis rangkong yang teridentifikasi hidup di hutan pegunungan Sanggabuana itu adalah julang emas (Rhyticeros undulatus), enggang cula (Buceros rhinoceros), dan kangkareng perut putih (Anthracoceros albirostris).

Berdasarkan informasi yang dikutip KABARALAM.com dari akun Instagram Sanggabuana Wildlife Ranger (SWR), @gunungsanggabuana, rangkong julang emas teridentifikasi pada monitoring yang dilakukan sejak pertengahan pekan lalu.

Baca Juga: Ini 3 Hal yang Bisa Dilakukan Ayah dan Ibu Bersama Anaknya di Arunika Eatery Kuningan

"Tadi malam Ranger kami turun dari hutan Pegunungan Sanggabuana setelah masuk hutan sejak Rabu kemaren. Ranger kami bersama masyarakat dari Mekarbuana dan Talaga di Cianjur mendata beberapa jenis burung rangkong yang ada di Sanggabuana, terutama sarang-sarang yang sedang berisi induk betina dan anaknya," tulis akun Instagram mereka, Senin, 9 Oktober 2023.

"Dan mereka turun membawa oleh-oleh berupa visual burung julang emas, yang kebetulan sedang sibuk menyuapi pasangannya yang menjaga sarang di sebuah lubang pohon di ketinggian sekitar 30 m di tengah hutan terjal," tambahnya.

Dalam laporannya disebutkan, masyarakat di lereng Pegunungan Sanggabuana mulai banyak yang peduli dengan kelestarian keanekaragaman hayati.

Baca Juga: Bunganya Syarat Wajib Penobatan Raja di Keraton Solo, BKSDA Jateng Upayakan Konservasi Pohon Wijaya Kusuma

"Mereka dengan cara menjaga sarang dan mendapat manfaat secara ekonomi, dengan bekerja sebagai guide dan porter kami serta para fotografer yang tertarik mengabadikan atraksi pejantan Rangkong mondar-mandir menyuapi pasangannya yang mengarami telur dan menjaga sampai terbang," tulis laporan itu.

Ke depan, lanjut laporan tersebut, mereka akan membuka adopsi sarang burung untuk masyarakat, jadi mereka akan menjaga sarang sampai anak burung terbang bebas dan mendapat manfaat ekonomi yang lebih besar dengan tidak berburu satwa.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X