Sambut Piala Dunia U-17, Badak Sumatera Lahir dari Pasangan Ratu dan Andalas

photo author
Tim Kabar Alam 03, Kabar Alam
- Senin, 2 Oktober 2023 | 21:54 WIB
Bayi badak ini lahir dari sepasang badak Sumatera bernama Ratu dan Andalas (ppid.menlhk.go.id)
Bayi badak ini lahir dari sepasang badak Sumatera bernama Ratu dan Andalas (ppid.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Kabar gembira datang dari Suaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas (SRS TNWK). Pasalnya, seekor bayi badak Sumatera telah lahir pada Sabtu, 30 September 2023 lalu. Bayi badak ini lahir dari sepasang badak Sumatera bernama Ratu dan Andalas.

Berdasarkan penjelasan dari Plt. Kepala Balai TNWK, Hermawan, Ratu adalah salah satu badak asli TNWK yang diselamatkan setelah keluar dari kawasan TNWK ke Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur pada 25 September 2005 lalu.

Hermawan bertutur, “Untuk mengamankannya dari ancaman pemburuan dan kemungkinan tertularnya penyakit zoonosis, diputuskan bahwa badak Ratu perlu ditranslokasi ke TNWK.”

Baca Juga: Dari Wakil Menteri Hingga Sekretaris Daerah Terlibat Aksi Pengendalian Karhutla di Kalimantan Selatan

Sementara itu, Andalas merupakan anak badak yang lahir di Cincinnati Zoo, Amerika Serikat pada tanggal 13 September 2001 lalu. Ia merupakan seekor badak yang lahir dari hasil perkawinan antara banak Sumatera bernama Emi dan Ipuh.

Ipuh dan Emi sendiri merupakan badak Sumatera yang ditranslokasikan dari kawasan sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat pada periode tahun 1980 hingga 1994 oleh Pemerintah Indonesia melalui Ditjen PHPA yang bekerja sama dengan Sumatran Rhino Trust (SRT).

Manager SRS TNWK, Sumadi Hasmaran, menjelaskan, “Andalah mulai menghuni SRS TNWK sejak 21 Februari 2007 setelah melalui perjalanan udara yang melelahkan dari Amerika Serikat hingga tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, serta menyeberangi Selat Sunda.”

Baca Juga: Mau Ngopi Sambil Nikmati Sunrise? Catat, Kopi Botanika Kuningan Buka Pukul 05.30 WIB Setiap Hari Minggu

Berdasarkan saksi sejarah dibangunnya SRS TNWK, badak Ratu telah berhasil melahirkan tiga ekor anak badak Sumatera melalui perngembangbiakan alami bersama badak Andalas. Tiga anak badak Sumatera itu adalah Andatu (2012), Delilah (2016), dan satu bayi yang baru lahir pada 30 September 2023 lalu.

“Pada kelahiran kali ini, badak Ratu melewati masa kebuntingan selama 478 hari hingga melahirkan pada hari Sabtu, 30 September 2023,” tutur Hermawan melalui laporan dari tim dokter hewan SRS TNWK.

Kelahiran bayi badak Sumatera ini dianggap menjadi penyambutan dari digelarnya FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023 yang menggunakan compatriot badak Sumatera, badak Jawa, sebagai maskotnya.

Baca Juga: Ini Jam Operasional dan Nomor Reservasi Sagof Coffee and Eatery Talaga Surian Kuningan

Bacuya atau Badak Cula Cahaya yang menjadi nama sang maskot diharapkan bisa berperan penting dalam mengajak masyarakat datang ke stadion untuk melihat pesepak bola muda berkompetisi pada tanggal 10 November hingga 2 Desember 2023 yang akan datang.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Sumber: ppid.menlhk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X