KABAR ALAM - Acara Perkemahan Bumi Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (PERIKAWAN) Regional Bali Nusa Tenggara 2023 telah resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono.
Pertikawan dilakukan di Bumi Perkemahan Wanabakti, Taman Nasional Bali Barat, pada 18 November 2023 lalu.
Selain Bali Nusa Tenggara, Pertikawan digelar di 5 regional lainnya, yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Papua, dan Sulawesi Maluku.
Baca Juga: Info Cuaca BMKG Senin, 20 November 2023: Yogyakarta Berawan Sepanjang Hari
Pertikawan Regional Papua pun menjadi yang ke 4 setelah Sumatera, Sulawesi Maluku, dan Kalimantan.
Bambang Hendroyono selaku Ketua Pimpinan Saka Wanabakti dan Kalpataru Tingkat Nasional menyampaikan bahwa Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru merupakan wadah bagi para generasi muda Pramuka Penegask dan Pramuka Pandega untuk melakukan aksi nyata, produktif, dan bermanfaat bagi pelestarian suber daya alam dan lingkungan hidup.
Bambang Hendroyono mengungkapkan, “Melalui Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru, generasi muda membentuk kepribadian; mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan dalam perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam; serta menjadi penggerak/agen perubahan dalam pencapaian tujuan bersama Indonesia Maju.”
Baca Juga: BMKG: Hari Pertama Kerja Senin, 20 November 2023, Surabaya Cerah Sepanjang Siang
Dirinya pun menyebutkan bahwa kaum muda merupakan generasi yang akan memegang kepemimpinan dan tugas tata kelola kehutanan dan SDA di masa depan. Generasi muda bertugas untuk mendukung keberhasilan pengelolaan hutan dan sumber daya alam.
“Kita semua harus berkontribusi mempersiapkan generasi muda yang peduli, bertanggung jawab, kompeten, dan profesional. Kita perlu berdampingan dan berdiskusi bersama generasi muda menghadapi tantangan pembangunan,” jelasnya.
Bambang Hendroyono melanjutkan, “Oleh karenanya, kita perlu memfasilitasi generasi muda mengakselerasikan peran dan pengetahuan mereka, yang di antaranya melalui wadah Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru.”
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG, Semarang Berawan Sepanjang Hari Senin, 20 November 2023
Suasana Taman Nasional Bali Barat sendiri menambahkan suasana yang menyatu dengan hutan konservasi. Peserta diharapkan dapat menyatu dengan alam dan terus mengingat bahwa alam inilah yang akan dijaga dan diwariskan kepada anak-cucu kita nantinya.
“Kami mengharapkan penyelenggaraan Pertikawan Regional Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2023 menjadi salah satu tonggak bagi generasi muda berpartisipasi dalam pembangunan LHK di ecoregion Bali dan Nusa Tenggara,” tutur Bambang Hendroyono.
Artikel Terkait
4 PKS dengan Universitas Brawijaya Diteken, Sekjen KLHK Tekankan Pentingnya Birokrasi Berorientasi Hasil
Sekjen KLHK Singgung Kepemimpinan Transglobal di Raker P3E Bali Nusra, Apa Tuh?
Penting bagi Alam, Sekjen KLHK Tanam Pohon Mangrove di Indramayu
Hal Penting Ini Disampaikan Sekjen KLHK di Rapat Kerja Ekoregion Papua di Merauke
Setelah Sumatera, Sulawesi Maluku dan Kalimantan, Pertikawan 2023 Digelar di Regional Papua