Wali Kota Bandung pun Prihatin Atas Insiden Penembakan Kucing di Lingkungan Sesko TNI

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Minggu, 21 Agustus 2022 | 08:55 WIB
Ilustrasi kucing rumahan (Dok Jim)
Ilustrasi kucing rumahan (Dok Jim)

KABAR ALAM - Insiden penembakan kucing yang diduga dilakukan Brigjen NA di lingkungan Sekolah Komandan (Sesko) TNI Bandung mengundang reaksi dari Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Kepada media, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku sangat prihatin dengan insiden penembakan kucing menggunakan senapan angin ini.

"Sesalah apa sih sampai diperlakukan seperti itu. Saya prihatin saja," kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Baca Juga: Top 5 Hits 20 Agustus 2022, Kisah Donasi untuk Kucing Kelaparan di Sekitar Masjid Salman Paling Populer

Ia berharap, insiden seperti ini tidak terulang lagi. Ia ingin warga Kota Bandung bisa saling menyayangi dengan sesama makhluk Tuhan.

Sebelumnya, reaksi juga datang dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Melalui akun Instagram-nya, Kamis, 18 Agustus 2022, Ridwan Kamil mengungkapkan, insiden penembakan kucing di lingkungan Sesko TNI Bandung sudah ditindaklanjuti oleh TNI melalui arahan Panglima TNI, Jenderak Andika Perkasa, sesuai dengan wilayah/area administrasi kewenangannya.

"Semoga ini menjadi pembelajaran agar kita lebih baik lagi dalam perlakuan rasa kita kepada sesama ciptaan mahluk Tuhan," tulis Ridwan Kamil.

Baca Juga: Kepak Sayap Ragil, Elang Jawa Penguasa Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Kemudian, kecaman juga datang dari komunitas pecinta kucing. Meski sudah dalam penanganan di lingkungan TNI, insiden penembakan kucing oleh Brigjen NA di lingkungan Sekolah Komandan (Sesko) TNI Bandung, awal pekan lalu, masih menyisakan keprihatinan para pecinta dan penyayang binatang peliharaan itu.

Salah satunya datang dari Direktur Eksekutif Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB, Salim Rusli. Ia sangat menyayangkan insiden penembakan kucing di Sesko TNI Bandung itu.

"Sedih banget, kucing juga makhluk tuhan. Kalau enggak bisa bantu, ya jangan menyakiti, dibuat cacat, apalagi dibunuh. Toh, kucing bukan hewan buas. Kecuali hewan yang buas atau rabies," katanya kepada KABARALAM.com tentang insiden penembakan kucing itu.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X