KABAR ALAM - Sampah sebanyak 15 karung seberat 115,5 kg berhasil dikumpulkan pada Operasi Bersih (Opsih) di jalur pendakian Selanbintana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sabtu dan Minggu, 11-12 Oktober 2025.
Sebanyak 43 personel gabungan dari petugas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, TNI/Polri, mahasiswa dan msyarakat, terlibat dalam operasi bersih ini.
Dalam laporannya, akun Instagram Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menyebutkan, kegiatan ini menjadi tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian Kehutanan.
Baca Juga: Berpotensi sebagai Tanaman Obat, Begini Cara Pemanfaatan Gagatan Harimau secara Tradisional
Arahan tersebut adalah untuk memperkuat pengawasan pendakian sekaligus menekan timbulan sampah di kawasan taman nasional.
"Hasilnya, terkumpul 15 karung sampah seberat 115.5 kg, mayoritas berupa plastik kemasan, botol minuman, dan perlengkapan pendakian yang ditinggalkan," tulis akun Instagram Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Disebutkan, lebih dari sekadar bersih-bersih, kegiatan ini menegaskan komitmen Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan edukasi pendaki agar makin bertanggung jawab terhadap alam.
Baca Juga: Di Hadapan 1.693 Peserta Latsar CPNS 2025, Menhut Kisahkan Beras Bercampur Batu di Masa Lalu
Jalur Pendakian Ditutup
Diberitakan sebelumnya, Mulai hari ini, Senin, 13 Oktober 2025, Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menutup jalur pendakian.
Dalam pengumuman yang disampaikan melalui akun Instagram-nya, Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menyebutkan, penutupan aktivitas pendakian sebagai langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan sampah pendakian.
Selain itu, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango juga berkomitmen memperbaiki tata kelola dan sistem pelayanan pendakian dalam upaya mewujudkan Zero Waste Wisata Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.***