Ada Raja Ampat Versi Darat di Desa Wisata Mirat Majalengka

- Minggu, 4 Desember 2022 | 21:17 WIB
Wisata Alam Cadas Gantung Majalengka (jadesta.kemenparekraf.go.id)
Wisata Alam Cadas Gantung Majalengka (jadesta.kemenparekraf.go.id)

KABAR ALAM - Desa Wisata Mirat, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat merupakan salah satu desa wisata berkategori "Maju" sesuai penetapan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sebagai kawasan yang secara geografis dianugerahi pegunungan indah dan warisan budaya istimewa, Desa Wisata Mirat memiliki daya tarik wisata unggulan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman jadesta.kemenparekraf.go.id, untuk kategori wisata alam, andalan Desa Wisata Mirat adalah Wana Wisata Cadas Gantung yang dijuluki "Raja Ampat Versi Darat".

Baca Juga: Bosan dengan Keramaian Kota, Yuk Berkemah di Cibunar Camping Ground di Liburan Akhir Tahun Ini!

Daya tarik wisata alam dan atraksi wisata di Desa Wisata Mirat adalah Tebing Jamparing yang merupakan bebatuan yang menghadirkan suasana eksotis pegunungan.

Kemudian, ada juga wisata religi yaitu ke Pondok Pesantren Banada di kaki Gunung Sanghyang Dora. Pondok Pesantren Banada didirikan sekitar tahun 1770 M oleh Syekh Buyut Dadi Abdussalam. Hal ini berdasarkan cerita turun temurun di kalangan dzurriyah Banada.

Rujukan lain sebagai sumber sejarah adalah dikemukakan dalam blog Sejarah Desa Mirat yang ditulis oleh Arta Sugiarta, juru tulis desa Mirat.

Baca Juga: Daya Tarik Wisata di Jalur Pendakian Trisakti Sadarehe Majalengka, Dari Padang Savana Hingga Hamparan Edelweis

Disebutkan dalam blog tersebut bahwa terdapat 2 (dua) orang tokoh ulama yang ada di Desa Mirat. yaitu Buyut Dadi yang mendirikan Pondok Pesantren Banada, dan Buyut Tuban yang mendirikan Pondok Pesantren Dukuh Mentik.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Pabrik Terasi di Balik Pesona Side Land Kuningan

Minggu, 22 Januari 2023 | 15:47 WIB
X