• Jumat, 9 Desember 2022

Misteri Legenda Boko Pulung di Balik Destinasi Wisata Ekologi Batu Asahan Majalengka

- Rabu, 23 November 2022 | 07:29 WIB
Ekologi Batu Asahan Majalengka (ksdae.menlhk.go.id)
Ekologi Batu Asahan Majalengka (ksdae.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Salah satu daya tarik Desa Wisata Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat adalah Ekologi Batu Asahan.

Ekologi Batu Asahan merupakan salah satu situs bersejarah Desa Bantaragung. Destinasi wisata ini lokasinya berdekatan dengan Bumi Perkemahan Awi Lega dan Camp Fire Care Bukit Batu Semar.

Berdasarkan informasi yang didapatkan KABARALAM.com dari dokumen Rencana Kerja Pengelolaan Desa Wisata Bantaragung daru Bumdesa Agung Mandiri, kawasan di sekitar Ekologi Batu Asahan akan dijadikan lokasi wisata menanam pohon dan Ciremai Journey Trip.

Baca Juga: Ini Penjelasan Pakar ITB Mengapa Gempa Cianjur Sebabkan Kerusakan Masif

Istilah batu asahan menurut bahasa sunda adalah batu yang digunakan untuk mengasah atau menajamkan peralatan yang terbuat dari besi seperti golok, pisau, kujang, anak panah, dan mata tombak.

Pada tahun 2016, Pemerintah Desa Bantaragung menetapkan batu asahan sebagai situs sejarah karena banyak cerita lisan terkait batu tersebut, terutama kisah heroik.

Memang banyak versi dan kebenarannya masih harus diuji dan diteliti sejarawan. Namun, cerita lisan warga setempat menambah bukti banyaknya misteri dan rahasia yang belum terungkap dari Gunung Ciremai.

Baca Juga: Top 5 Hits 22 November 2022: Update Korban Meninggal Dunia Gempa Bumi Cianjur Paling Banyak Dicari

Salah satu kisah heroik yang dituturkan tokoh masyarakat setempat yang diinformasikan laman ksdae.menlhk.go.id adalah tentang seorang petani sakti bernama Boko Palung yang hidup di dekat Batu Asahan pada zaman kerajaan Pajajaran.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X