Kamis, 28 Mei 2020
News & Nature
Wisata Alam

Jalur Pendakian Gunung Bulusaraung Ditutup

Kamis, 9 Januari 2020

Karena cuaca ekstrem

Jalur Pendakian Gunung Bulusaraung Ditutup
ksdae.menlhk.go.id
Puncak Gunung Bulusaraung

Pangkep -- Jalur pendakian Gunung Bulusaraung untuk sementara ditutup hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Hal itu diumumkan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul).

Bersama Kelompok Pengelola Ekowisata (KPE) Dentong, TN Babul berkolaborasi mengelola pendakian Gunung Bulusaraung. KPE Dentong adalah kumpulan pemuda masyarakat Desa Tompobulu. Itu adalah desa terakhir sebelum memuncak.

Baca Juga: Resmi, TN Babul Jadi Anggota ASEAN Heritage Park

Beberapa hari sejak memasuki tahun 2020, hujan terus mengguyur. Informasi terkini dari BMKG memprediksi, cuaca ekstrem akan melanda wilayah Makassar dan sekitar hingga beberapa pekan ke depan.

“Hujan dengan intensistas tinggi berpotensi menyebabkan longsor di beberapa titik jalur pendakian Bulusaraung. Pos 3, 4, dan 5 adalah jalur yang rawan longsor,” kata Kepala SPTN Wilayah I Balocci, Iqbal Abdai Rasyid. 

Baca Juga: Tajudin Sang Penangkar Kupu-Kupu di TN Babul

Penutupan ini cukup beralasan. Tak hanya longsor yang mengintai pendaki. Bahaya pohon tumbang juga berpotensi besar. Angin  juga bertiup cukup dahsyat beberapa hari terakhir ini di wilayah Sulawesi Selatan secara umum.

Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung  hingga kemudian melayangkan surat resmi penutupan pendakian Bulusaraung pada Senin (6/1/2020). Melalui akun Instagramnya: @tnbabul, menginformasikan penutupan ini dengan mengunggah pengumuman penutupan tersebut.

Baca Juga: Kupu-kupu Dongkrak Daya Tarik Wisata TN Babul

Penutupan ini berlaku sejak Minggu (5/1/2020). “Saya minta teman-teman taman nasional menyampaikan pengumuman ini ke khalayak. Saya minta juga KPE Dentong membantu menyebarkan informasi penting ini,” kata Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Yusak Mangetan.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR